Aburizal Bakrie

aburizal-bakrie
Nama Lengkap
Aburizal Bakrie
Alias
Ical | Bakrie
Profesi
Agama
Islam
Tanggal Lahir
15 November 1946
Warga Negara
Indonesia
Istri
Tatty Murnitriati
Ayah
Achmad Bakrie
Ibu
Roosniah Nasution
Saudara
Roosmania Odi Bakrie, Indra Usmansyah Bakrie, Nirwan Dermawan Bakrie
Anak
Anindya Novyan Bakrie, Anindhita Anestya Bakrie, Anindra Ardiansyah Bakrie

Biografi

Ir. H. Aburizal Bakrie yang lebih akrab dipanggil Ical dan saat ini dengan sapaan ARB (lahir di Jakarta, 15 November 1946) adalah pengusaha Indonesia dan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Aburizal Bakrie (ARB) adalah anak sulung keluarga Achmad Bakrie yang berasal dari Lampung dan Roosniah Nasution asal Langkat Sumatera Utara, pendiri Kelompok Usaha Bakrie. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004).

Selama berkecimpung di dunia usaha, ARB juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama sepuluh tahun (periode 1994-1999 dan 1999-2004). Dan ketika menjadi ketua umum Kadin, ARB berhasil membuat organisasi pengusaha itu menjadi sangat berpengaruh dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Pada 2004, ARB memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar (2009 – 2014), waktu dan energi ARB tercurah untuk mengurus partai.

Catur Sukses Pembangunan

“Dalam pidato saya nanti, saya akan menjelaskan visi dan konsep saya tentang masa depan Indonesia yang lengkap,” kata ARB di acara pengukuhan dirinya sebagai capres Partai Golkar 2014 di Hotel Aston, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

ARB menjelaskan, esensi visinya berisi sebuah formula yang disebut sebagai Catur Sukses Pembangunan Nasional. Formula tersebut, lanjut ARB, berisi empat elemen yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, stabilitas sosial-politik, dan paham nasionalisme baru bagi Indonesia.

“Ketiga elemen pertama saya adaptasi dari konsep trilogi pembangunan, sementara elemen yang keempat ialah sebuah pemikiran baru untuk menempatkan filosofi bangsa kita agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” tuturnya.

Dengan mewujudkan formula tersebut, ARB berharap Indonesia sanggup tumbuh cepat dengan hasil yang dinikmati seluruh rakyat Indonesia dalam suasana stabil, aman, dan demokratis serta dengan penuh percaya diri bergerak aktif dalam pergaulan antarbangsa sambil tetap menjaga jati diri bangsa yang mandiri.

“Jika dipercaya oleh rakyat, formula seperti itulah yang akan menjadi dasar perjuangan saya. Sebagai presiden, saya akan menyiapkan sebuah fondasi yang kokoh agar dalam waktu satu generasi ke depan, sebelum republik berusia seabad pada tahun 2045, Indonesia akan naik kelas, dari negara berkembang menjadi negara maju,” kataya.