Pamit Setelah Jadi Tersangka

Karyawan Kemenpora Sangat Kehilangan Sosok Imam Nahrawi

Jumat, 20 September 2019

DEKANDIDAT.COM – Karyawan Kemenpora menangis dan merasa kehilangan ketika Imam Nahrowi pamit, setelah dia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait penyelewengan dana hibah untuk KONI Pusat senilai Rp26,5 miliar.

Seperti diberitakan, kemarin, Imam Nahrawi menggelar perpisahan dengan para pegawai di Kemenpora di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9). Pada momen tersebut, Imam Nahrawi terlihat berpelukan dengan sejumlah pegawai di Kemenpora.

Wajahnya terlihat sendu saat satu per satu pegawai menyalami dan memeluknya. Wartawan tidak diperkenankan masuk ke dalam Auditorium Wisma Kemenpora. Namun, awak media bisa melihat aktivitas Imam dan para pegawai Kemenpora.

Beberapa pegawai terlihat menangis usai menyalami dan memeluk Imam. Sebelum menggelar perpisahan, Imam Nahrawi mengenang masa-masa awal ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Saat itu, tempat pertama yang ia masuki di Gedung Kemenpora ialah masjidnya.

Karena itu, ketika mengundurkan diri dari kursi Menpora, Imam kembali masuk ke masjid sembari menunaikan ibadah sholat zuhur.

“Secara pribadi, saya sangat merasa kehilangan dengan kepergian beliau (Imam Nahrawi),” ujar Samsudin salah satu karyawan Kemenpora.

Lelaki yang kesehariannya menjabat sebagai Staf Ahli Menpora Bidang Hukum Olahraga, Imam Nahrawi dinilainya sebagai sosok yang patut menjadi suri tauladan bagi karyawan Kemenpora.

“Meskipun usianya lebih muda dari saya, Pak Imam merupakan sosok yang saya hormati. Tindakannya patut menjadi menjadi suru tauladan bagi seluruh karyawan Kemenpora,” ujarnya.

Meskipun telah dijadikan tersangka oleh KPK, Samsudin berharap semua pihak tetao menghargi azas Praduga tak bersalah terhadap Imam Nahrawi.

“Kami sangat menghormati hukum. Namun saya berharap Pak Imam diberikan yang terbaik.”

kinoy jackson