4th Eastern Asia Youth Chess Championship 2019

Indonesia Raih 2 Emas di Nomor Rapid Chess

Kamis, 8 Agustus 2019

DEKANDIDAT.COM – Tim Catur Indonesia yang disponsori PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kembali menorehkan hasil manis di ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship 2019 untuk nomor rapid chess atau catur cepat, kemarin, di Bangkok, Thailand. Pada pertandingan yang diikuti oleh 11 negara, Indonesia meraih emas di kategori G 18 dan U 16.

“G 18 dan U 16 merupakan nomor paling bergengsi di ajang 4th Eastern Asia Youth Chess Championship, pasalnya pada usia inilah pecatur muda terlihat potensi tertingginya,” ujar Merry Damayanti, Vice Head of Delegation Tim Catur Indonesia.

“Totalnya Indonesia memborong 6 medali terdiri dari 2 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu,” imbuhnya.

Emas untuk G 18 dimenangkan oleh WFM Chistine Elisabeth dan emas untuk U 16 direbut oleh FM Daniel Lumban Tobing. Merry menjelaskan perak juga berhasil direbut oleh pecatur yang lebih muda yaitu Nayaka Budidharma (U-14), Aura Cahyati Alifan (G-10), dan Caecilia Natalie Liuvian (G-14).

“Sedangkan untuk perunggu direbut oleh Armenia Zendy Purwanto di G-12,”Imbuh merry yang juga merupakan Tim Departement Social Investment JAPFA. “Perolehan tersebut menunjukkan kualitas tim pemain Indonesia yang mumpuni diantara pesaingnya di Asia Timur,” jelasnya.

Tebus Kekalahan

Di balik hasil meraih medali emas yang diraih Indonesia, ternyata terdapat perjuangan yang luar biasa. FM Daniel Lumban Tobing misalnya, dia harus menebus kekalahannya pada babak ketiga yang membuatnya tertinggal satu point dari pemimpin klasemen.

“Kekalahan tersebut akhirnya dibalas oleh Daniel dengan kemenangan berturut-turut dari babak keempat sampai ketujuh. Hasilnya, empat poin sukses diraih yang akhirnya berada di posisi puncak klasemen,” ujar Taufik Halay, Pelatih Tim Catur Indonesia.

Hal senada juga terjadi pada WFM Christine Elisabeth. Performa pada tiga babak awal Christine berhasil mendapatkan kemenangan dan mencatatkan tiga point. Namun modal tersebut belum cukup mengantarkannya untuk meraih emas.

“Sayangnya pada babak keempat hingga keenam, Christine hanya bisa berhasil menahan remis lawannya. Namun, pada babak akhir wajib menang. Christine mencatatkan satu point lagi dan mampu menduduki puncak klasemen,” imbuhnya.

Perjuangan FM Daniel Lumban Tobing dan WFM Christine Elisabeth merupakan bukti ketangguhan tim Indonesia. Meskipun sempat terseok-seok, tapi berat daya tarung yang luar biasa, mereka bisa meraih emas.

“Pertandingan Catur Cepat di ajang kali ini mendorong tim Indonesia untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Meski pertandingan catur cepat 7 babak ini berlangsung selama 8 jam, Tim indonesia berhasil menunjukkan ketangguhannya dan memperoleh 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu,” tutup Taufik.

kinoy jackson