Jokowi-Ma’ruf Belum Dilantik, Radar LSI Sudah Menjaring 14 Capres 2024

Selasa, 2 Juli 2019

DEKANDIDAT.COM -Jokowi – Ma’ruf Amin belum lagi dilantik menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI, namun LSI Denny JA telah menjaring 14 nama capres yang diprediksikan bakal bersaing di Pilpres 2014.

Ke-15 capres yang masuk radar LSI untuk bersaing di Pilpres 2014 masuk dalam tiga kriteria, yakni pertama, memiliki tingkat pengenalan diatas 25%. Kedua, berasal dari 4 (empat) sumber rekruitmen yang telah diuraikan sebelumnya. Ketiga, punya potensi (penilaian subyektif tim LSI).

“Dari kriteria ini, LSI menyimpulkan ada 4 tokoh yang potensial, yaitu Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), dan Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur),” ujar peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, Selasa (2/7), di Rawamangun, Jakarta.

Dia menambahkan, selain popularitas, keempat tokoh politik ini adalah kepala daerah dari empat provinsi dengan populasi terbanyak di Indonesia.

“DKI Jakarta meskipun populasi pemilihnya tidak sebanyak ketiga daerah lain, namun kepala daerah di Jakarta punya kesempatan ekpose media yang lebih banyak dibanding daerah lain,” imbuhnya.

Kriteria kedua adalah jenjang pimpinan partai politik. Untuk kriteria ini LSI menyimpulkan ada 6 (enam) tokoh politik yang berpeluang menjadi capres dari sumber rekruitmen pimpinan partai politik, yakni Prabowo Subianto (Gerindra), Sandiaga Uno (PAN), Airlangga Hartarto (Golkar), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), Puan Maharani (PDIP), dan Muhaimin Iskandar (PKB).

Ketiga, jenjang jabatan pemerintahan. Dari sumber rekruitmen ini, LSI Denny JA menyimpulkan bahwa ada 4 (empat) tokoh yang berpeluang menjadi capres 2024. Keempat tokoh tersebut adalah antara lain; Sri Mulyani (Menteri), Budi Gunawan (Kepala BIN), Tito Karnavian (Kapolri), dan Gatot Nurmantyo (Mantan Panglima TNI).

“Keempat, adalah faktor kejutan. Tokoh yang masuk kategori ini adalah tokoh yang saat ini belum muncul menjadi capres potensial di pilpres 2024 dari semua sumber rekruitmen. Namun kategori ini perlu dimasukan karena pengalaman pilpres 2014, nama Jokowi tak masuk dalam radar capres 2014.
Namun dua tahun menjelang pilpres (pasca pilkada DKI Jakarta), Jokowi muncul sebagai salah satu figur baru yang sangat diperhitungkan pada pilpres 2014,” sergahnya.

“Tentunya selain nama-nama diatas, masih banyak nama lain dari berbagai sumber rekruitmen yang tentunya punya potensi sebagai capres. Namun tiga kriteria yang telah diuraikan sebelumnya yaitu popularitas diatas 25%, berasal dari empat sumber rekruitmen, dan punya potensi berdasarkan penilaian subyektif LSI Denny JA, yang membatasi nama-nama tersebut.

“Pilpres 2024 masih lima tahun lagi. Namun pilpres yang tidak akan diikuti oleh petahana, mengharuskan semua capres potensial untuk segera pasang kuda- kuda dan berkampanye lebih awal,” pesan Rully.

kinoy jackson