Terpilih Jadi Ketum KONI Pusat, Marciano Janji Lunasi Gaji Karyawan

Senin, 1 Juli 2019

DEKANDIDAT.COM – Puluhan karyawan KONI Pusat sepertinya bakal bernafas lega, jika Marciano Norman terpilih sebagai Ketua Umum KONI Pusat. Pasalnya mantan Kepala BIN ini berjanji akan mencarikan dana untuk melunasi gaji karyawan yang tertunggak 7 bulan.

“Jika saya terpilih sebagai Ketua Umum KONI Pusat, saya akan mengupayakan membayar gaji karyawan sebelum 100 hari kerja,” tukas Marciano Norman dalam bincang-bincang dengan wartawan olahraga bertajuk ‘Olahraga Sebagai Role Model Mempererat Persatian dan Pembangunan Prestasi Bangsa’, Senin (1/7) siang, di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Dalam acara yang dimoderatori oleh Ketua SIWO Pusat, Gungde Ari Wangsa, Marciano sangat menyadari bahwa keikutsertaannya menjadi salah satu kandidat calon Ketua Umum KONI adalah karena panggilan jiwa.

“Kalau nanti saya dilantik oleh Menpora, saya akan bilang kepada beliau agar memberikan bantuan untuk membayar gaji karyawan yang tertunda. Rasanya sangat tidak adil, jika hanya karena komunikasi yang kurang baik antara KONI Pusat dan Kemenpora, akhirnya karyawan KONI Pusat yang menjadi korban,” tandasnya.

“Namun jika Kemenpora tak juga bisa mengatasi permasalahan ini dengan memberikan dana untuk melunasi gaji karyawan, maka saya akan mencarinya melalui jalan lain. Tapi saya akan berusaha sekuat tenaga untuk melunasi gaji karyawan KONI yang belum dibayar.”

Marciano bercerita, sebenarnya dia masih ingin sekali memimpin PB Taekwondo Indonesia. Namun karena sudah dua kali menjabat sebagai ketua umum, otomatis dia harus melepaskan posisi tersebut.

“Namun setelah pensiun dari militer, saya merasa terpanggil. Saya merasa masih bisa berbuat untuk bangsa ini. Ternyata dunia olahraga yang telah memanggil saya untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya menambahkan.

Marciano merupakan calon kuat pengganti Tono Soeratman sebagai orang pertama di KONI Pusat. Pesaingnya, Muddai Madang dinyatakan oleh KONI tak mendapat dukungan memadai. Musornas KONI Pusat akan dilangsungkan di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (2/7).

Minta Bantua Kemenpora

Seperti diberitakan, pegawai KONI Pusat, hingga kini belum menerima gaji bulanan. Persoalan tunggakan gaji muncul ke permukaan di tengah kasus korupsi dana hibah yang melibatkan pejabat KONI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman sempat meminta Kemenpora ikut membantu pembayaran gaji pegawainya. Ia berharap pemerintah bisa mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

KONI, sebut Tono, sudah mengajukan anggaran kepada pemerintah melalui Kemenpora sejak tahun lalu. Oleh sebab itu, menurut dia, Kemenpora tidak punya alasan tidak ikut membantu. “Ada (anggarannya) tapi tidak diberikan,” tuturnya.

Bila kasus korupsi dana hibah yang melibatkan dua lembaga jadi penyebab tak cairnya anggaran ke KONI, Tono menilai, hal itu tidak beralasan. Ia mengatakan pencairan anggaran dengan kasus hukum merupakan dua hal berbeda.

“Kalau bicara tentang hak karyawan sebenarnya tidak ada hak yang harus ditahan,” ujar Tono.

Oleh sebab itu, Tono mengingatkan agar Kemenpora bisa segera membantu pembayaran gaji pegawai KONI. Apalagi dalam waktu dekat, kata dia, para pegawai harus membayar biaya sekolah bagi anak-anak. “Kami terus terang tidak sanggup. Kami sudah bantu secara internal,” kata Tono.

kinoy jackson