LSI: Partai Berkarya Terancam Tak Lolos ke Senayan

Sabtu, 13 April 2019

DEKANDIDAT.COM – Ambisi Partai Berkarya untuk meraih 78 kursi di DPR RI sepertinya bakal sulit terwujud. Berdasarkan survei terkini LSI Denny JA, partai besutan Tommy Soeharto ini terancam tak lolos Parliamentary Threshold (PT) sebesar 4 persen atau tak lolos ke Senayan.

“Partai berkarya menjadi salah satu partai yang posisinya terancam tak lolos PT sebesar 4 persen. Partai berkarya bersama lima partai lain harus membuat langkah besar atau langkah Big Bang jika ingin lolos PT,” ujar peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman, Sabtu (13/4) siang, di Rawamangun, Jakarta.

Survei LSI Denny JA menyimpulkan, ada 10 parpol yang berpotensi lolos PT 4%, yakni PDIP dengan elektabilitas berkisar 26.7% – 31.1%, Gerindra (13.4% – 17.8%), Golkar (11.5% – 15.9%), Demokrat (4.6% – 9.0%), PKB (4.5% – 8.9%), PKS (3.8% – 8.2%), Nasdem (3.5% – 7.9%), Perindo (2.3% – 6.7%), PPP (1.9% – 6.3%), dan PAN (1.4% – 5.8%).

“Untuk PKS, Nasdem, PAN, PPP, dan Perindo masih rawan walau potensial untuk lolos. Tampilan elektabilitas di atas dengan kisaran karena memperhitungkan margin of error dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional.”

“Enam parpol perlu langkah big bang untuk bisa lolos PT 4%. Yaitu, Hanura dengan elektabilitas berkisar 0.5% – 3.2%, PBB (0.5% – 3.2%), PSI (0.5% – 3.2%), Berkarya (0.5% – 3.0%), Garuda (0.4% – 2.6%), PKPI (0.3% – 2.3%). Jika tidak ada langkah big bag, enam partai ini terancam terhempas pada pileg 2019,” tukas Ikrama.

Mengapa Partai Berkarya sulit meraih suara? Karena pada Pemilu kali ini, Berkarya sangat mengandalkan kehebatan mantan Presiden Soeharto dan Orde Baru-nya.

“Padahal, kaum milenial yang jumlah pemilihnya mencapai 30 persen dari jumlah pemilih keseluruhan, sama sekali tak tahu soal Orba. Kaum milenila tak kenal Soeharto. Mereka juga tak begitu mengenal Tomi Soeharto. Publik yang mengenal Orba juga tak semuanya yang suka. Banyak di antara mereka yang tak suka Orba. Melihat kondisi seperti ini, sangat sulit bagi Partai Berkarya untuk lolos PT,” tegasnya.

Survei dilakukan pada tanggal 4 – 9 April 2019, dengan menggunakan 2000 responden. Survei dilakukan di 34 Propinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara melalui dengan cara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.2%. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Sebelumnya Sekjen Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang menargetkan, 78 kursi DPR atau meraup 13,75 persen suara pemilih secara nasional.

kinoy jackson