Iklan Jor-Joran di TV, Elektabilitas PSI Masih Nol Koma

Minggu, 7 April 2019

DEKANDIDAT.COM – Meksipun setiap hari berkali-kali promosi melalui iklan di televisi, potensi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digawangi oleh sejumlah politisi muda untuk lolos Parliamentary Threshold (PT) sebesar 4 persen, sangat kecil. Demikian salah satu hasil survei LSI Denny JA.

“Iklan terus menerus yang dipasang PSI di televisi, sepertinya tidak membawa hasil yang maksimal. Survei terakhir LSI, elektabilitas partai ini hanya 0.2 persen. Kalau kondisi seperti ini tak segera disikapi, PSI sulit lolos PT,” kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, di Jakarta.

Dari seluruh parpol yang mengikuti Pemilu 2019, PSI sepertinya menjadi partai yang paling banyak beriklan. Dalam sehari, iklan PSI tampil berkali-kali di televisi.

Menurut LSI, ada enam parpol yang membutuhkan langkah big bang dan keajaiban agar lolos PT 4 persen. Keenam partai politik tersebut adalah Partai Hanura, Partai Berkarya, PSI, PBB, PKPI, dan Partai Garuda.

“Partai-partai ini sangat membutuhkan langkah big bang, karena elektabilitas mereka berada di bawah 1 persen,” lanjutnya.

Berdasarkan survei LSI, elektabilitas keenam partai tersebut adalah Partai Hanura (0.9 persen), PBB (0.2 persen), dan PKPI (0.1 persen), Partai Garuda (0.1 persen), Partai Berkarya (0.7 persen), dan PSI (0.2 persen).

“Mengapa PSI hanya meraih hasilnya minimal atau sedikit? Karena yang mereka perjuangkan pada Pemilu kali ini hanyalah kelompok minoritas dan sasaran yang kecil-kecil seperti poligami dan Perda Syariah. Karena sasaran mereka sedikit, maka elektabulitasnnya juga sedikit,” tandas Rully.

Survei LSI dilakukan 18 – 26 Maret 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Propinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

kinoy jackson