LSI: Digempur Habis-Habisan, Publik Makin Puas Pada Jokowi

Rabu, 19 Desember 2018

DEKANDIDAT.COM – Meskipun digempur habis-habisan oleh kubu Prabowo-Sandi, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tetap unggul lebih dari 20 persen suara. Tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi terus naik.

Ini adalah salah satu hasil survei LSI Denny JA bertajuk ‘Pertarungan Jokowi VS Prabowo Setelah Reuni 212’ yang dilansir Rabu (19/12) siang, di Rawamangun, Jakarta.

“Serangan yang terus dilakukan kubu Prabowo-Sandi ternyata tak berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas Jokowi-Ma’ruf. Bahkan acara Reuni 212 di Silang Monas, tak berdampak apa-apa. Elektabilitas Jokowi-Ma;ruf justru naik,” tegas peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby.

“Dari 54,5% yang suka dengan Reuni 212, 43,6% memilih Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan, 40,7% memilih Prabowo-Sandiaga,” lanjutnya.

Ditambahkan, terdapat kelompok pemilih yang mengalami tren peningkatan dan penurunan terhadap Prabowo-Sandiaga.

“Untuk Prabowo-Sandi, dukungan meningkat dari FPI dan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Namun sebaliknya, Jokowi mendapat kenaikkan dukungan dari kalangan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.”

Bahkan tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi meningkat menyusul kinerja yang telah dilakukan belakangan ini.

“Dibandingkan dengan hasil survei LSI pada November 2018, publik semakin puas pada kinerja Jokowi. Kalau pada November tingkat kepuasan publik mencapai 69,4%, maka pada Desember meningkat menjadi 72,1%,” tutur Adjie.

“Salah satu faktor yang membuat publik puas terhadap kinerja Jokowi adalah menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Saat ini posisi rupiah berada di kisaran Rp14.400 an,” tukasnya.

Sebelumnya, rupiah sempat berada di posisi Rp15.300,.

Ma’ruf Jadi Jangkar

Sementara itu meskipun Ma’ruf Amin hingga kini tidak mampu meningkatkan elektabilitas Jokowi, namun keberadaannya sebagai ulama telah menjadikannya sebagai jangkar atau benteng Jokowi untuk pemilih muslim.

“Kiai Ma’ruf tidak mendongkrak, tapi mampu menjadi jangkar Jokowi, sehingga pemilih muslim tidak terpengaruh,” kata Adjie.

Kalau Jokowi-Ma’ruf tak mau elektabilitasnya terkejar oleh Prabowo-Sandi, maka yang harus dilakukan adalah membuat publik semakin puas.

Survei dilakukan pada tanggal 5-12 Desember 2018, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Propinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

kinoy jackson