LSI: Hoax Ratna Sarumpaet Sangat Menguntungkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf

Kamis, 6 Desember 2018

DEKANDIDAT.COM – Dari sejumlah berita bohong atau hoax yang belakangan beredar ke publik, ternyata berdasarkan survei terkini LSI Denny JA, hoax Ratna Sarumpaet sangat menguntungkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Hasil media montoring yang dilakukan di dalam strategic/situation room LSI menunjukan, ada 10 isu yang paling menonjol selama masa kampanye dua bulan,” kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, Kamis (6/12) siang, di Rawamangun, Jakarta.

Survei LSI yang kali ini mengambil tajuk ‘Dua Bulan Kampanye: Pertarungan Program dan Isu’ menempatkan Hoax Ratna Sarumpaet berada di peringkat pertama.

“Diurutkan berdasarkan frekuensi pemberitaan, Hoax Ratna Sarumpaet berada di posisi teratas. Disusul pembakaran bendera tauhid, tampang Boyolali, politik sontoloyo, politik genderuwo, 4 tahun kepemimpinan Jokowi, janji esemka, games of thrones Jokowi, Sandiaga lompat makam, dan Jokowi gratiskan Suramadu,” tambahnya.

Data situation room LSI Denny JA juga menujukan bahwa setiap isu dari 10 isu tersebut memiliki tendensi positif dan negatif terhadap masing-masing kandidat capres.

Namun tendensi positif dan negatif disini dalam arti lebih ke tone (nada) pemberitaan dari setiap isu jika dikaitkan dengan capres. Jadi bukan dalam efek elektoral seperti dalam survei. Karena media monitoring masih punya keterbatasan dalam membaca efek elektoral sebuah isu ke pemilih yang mengakses media.

“Sebuah isu yang terekam di media sosial dapat dihitung surplus atau defisit sentimennya terhadap capres. Dari 10 isu yang berkembang di media sosial selama 2 bulan, ada 6 isu yang untungkan Jokowi dan ada 4 isu yang untungkan Prabowo.

Isu yang menguntungkan adalah isu yang salah satu capresnya mengalami surplus positif.

“Enam isu yang menguntungkan Jokowi adalah Hoax Ratna Sarumpaet (surplus 57%), games of thrones/winter is coming (surplus 29%), tampang Boyolali (surplus 20%), Jokowi gratiskan Suramadu (surplus 13%), 4 tahun kepemimpinan Jokowi (surplus 12%), dan Sandiaga lompat makam (surplus 11%).”

“Kasus hoax Ratna Sarumpaet memberikan surplus isu positif paling tinggi untuk Jokowi di media sosial,” jelas Rully.

Sementara empat isu yang menguntungkan Prabowo antara lain, pembakaran bendera tauhid/HTI (surplus 29%), politik sontoloyo (surplus 5 %), politik genderuwo (surplus 1 %), dan janji esemka (surplus 6%). Kasus pembakaran bendera tauhid/HTI paling banyak memberikan surplus isu positif terhadap Prabowo-Sandi di media sosial.

Survei LSI dilakukan 10-19 November 2018. Survei melibatkan 1200 responden di 34 propinsi, dengan metode wawancara langsung. Margin of error survei ini adalah +/- 2.9%. Selain survei, LSI Denny JA juga melengkapi survei ini dengan riset kualitatif dengan metode FGD, indepth interview, dan analisis media.

Dalam rilis survei mengenai isu dan program capres ini, LSI Denny JA juga melengkapi data dengan hasil dari media dan social media monitoring yang dilakukan di Strategic Room LSI.

kinoy jackson