Tiap Hari Diserang, Publik Tetap Percaya Kinerja Pemerintahan Jokowi

Selasa, 27 November 2018

DEKANDIDAT.COM – Meskipun tiap hari ‘diserang’  oleh kubu Prabowo-Sandi, mayoritas publik (70,3%) menilai kondisi perekonomian Indonesia saat ini dalam kondisi baik. Publik percaya pada kinerja pemerintah. Demikian salah satu hasil survei LSI Denny JA bertajuk ‘Kondisi Ekonomi Tentukan Pemenang Pilpres?’ yang dirilis Selasa (271/11) siang, di Jakarta.

Dari markasnya di Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menyebutkan, secara umum Jokowi diuntungkan oleh persepsi positif publik terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

“Di atas 70% publik menilai kondisi ekonomi Indonesia sedang atau baik. Sebesar 24% pemilih menilai kondisi ekonomi buruk. Penilaian kondisi ekonomi ini berpengaruh ke dukungan terhadap kedua capres,” kata Ardian Sopa.

Survei LSI dilakukan pada 10-19 November 2018 di 34 provinsi menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini kurang-lebih 2,9 persen. Dilengkapi FGD dan analisis media serta indepth interview.

Ardian menjabarkan, Jokowi-Ma’ruf unggul dalam pemilih yang menyatakan kondisi ekonomi sedang atau baik. Sedangkan, Prabowo-Sandiaga Uno unggul dalam pemilih yang menyatakan kondisi ekonomi buruk.

Sebanyak 64% pemilih mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini sedang dan baik menyatakan dukungan Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan angka 20,5% pemilih menyatakan dukungan Prabowo-Sandiaga Uno.

“Sedangkan mereka (pemilih) yang menilai kondisi ekonomi Indonesia buruk sebesar 63,9% memilih pasangan Prabowo-Sandiaga dan hanya 25,5% yang memilih Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ardian menambahkan, penilaian ekonomi oleh LSI dibagi ke berbagai segmen, mulai segmen dari pendidikan, pendapatan, agama, gender dan wilayah. Penilaian baik-buruk ekonomi berdampak pada dukungan kedua capres.

Pada segmen pendapatan, dukungan Jokowi-Ma’ruf rata-rata 60% menilai kondisi ekonomi sedang atau baik. Di segmen pemilih wong cilik yang menilai ekonomi buruk, Prabowo-Sandiaga unggul 42% dari Jokowi-Maruf 41,2%.

Sementara di segmen agama, pemilih muslim dan non muslim mayoritas mendukung Jokowi-Ma’ruf yang menilai ekonomi sedang atau baik dengan angka 87,0%.

Sejak masa kampanye dimulai, kubu Prabowo-Sandi terus-menerus menyerang pasangan Jokowi-Ma’ruf. Terutama untuk isu-isu ekonomi.

kinoy jackson