LSI: Diserang Sandi, Penilaian Publik Terhadap Jokowi-Ma’ruf Turun 3,1 Persen

Selasa, 27 November 2018

DEKANDIDAT.COM – Upaya Sandiaga Uno meraih suara melalui isu-isu ekonomi yang ‘dimainkan’ di pasar-pasar tradisional ternyata membawa hasil. Meskipun sedikit, penilaian publik terhadap Jokowi-Ma’ruf di bidang ekonomi mengalami penurunan pada November ini.

Berdasarkan survei LSI Denny JA bertajuk ‘Kondisi Ekonomi Tentukan Pemenang Pilpres ?’ yang dirilis Selasa (27/11) siang, di Rawamangun, Jakarta Timur, penilaian publik terhadap Jokowi-Ma’ruf di bidang ekonomi pada November ini berada di posisi 56,8% atau turun 3,1%.

“Agustus 2018, penilaian publik terhadap abilitas Jokowi-Ma’ruf untuk kinerja pemerintah di bidang ekonomi 60,0%. Namun September, mengalami penurunan menjadi 56,2%. Pada Oktober,  naik lagi mencapai 59,4%,” ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa.

Dia melanjutkan, penurunan yang dialami pasangan Jokowi-Ma’ruf belum tentu sepenuhnya karena ‘serangan’ yang dilancarkan Sandiaga Uno. Namun bisa jadi apa yang dilakukan Sandi merupakan salah satu variabel yang menurunkan penilaian publik terhadap Jokowi-Ma’ruf.

“Biarpun tak signifikan, elektablitas Jokowi-Ma’ruf mengalami penurunan sedikit.”

Seperti diberitakan, saat kampanye ke pasar-pasar tradisional, Sandiaga Uno secara terus menerus menyudutkan Jokowi dengan isu-isu soal harga-harga mahal. Salah satunya dia mengatakan tempe setipis kartu ATM, harga makan ayam di Jakarta lebih mahal dari Singapura, dll.

Namun isu-isu tersebut langsung dibantah oleh kubu Joko-Ma’ruf. Bahkan publik banyak yang membantah kampanye Sandiaga Uno.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 10-19 November 2018, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Propinsi di Indonesia dengan metode multi stage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

kinoy jackson