LSI: Gara-Gara Langkahi Makam, Elektabilitas Prabowo-Sandi Tergerus

Rabu, 14 November 2018

DEKANDIDAT.COM – Meskipun Sandiaga Uno telah meminta maaf karena telah melangkahi makam KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU, namun elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi dipastikan tergerus.

Demikian salah satu hasil survei terkini LSI Denny JA bertajuk ‘Ulama Dan Efek Elektoralnya’ yang dirilis Selasa (14/11) siang, di Rawamangun, Jakarta.

“Kita memang belum mensurvei. Namun elektabilitas Prabowo-Sandi pasti tergerus gara-gara Sandi melangkahi makam KH Bisri Syansuri. Apa yang dilakukan Sandi sudah salah,” ujar peneliti LSI Ikrama M.

Kiai Haji Bisri Syansuri adalah pendiri Pondok Pesantren Denanyar, Jombang. Ulama ahli Fiqh (ilmu hukum Islam) itu diketahui memiliki andil dalam berdirinya organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Kiai Bisri adalah kakek dari Presiden Republik Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kakek Gus Dur ini meninggal dunia pada 25 April 1980 dan dimakamkan di kompleks pemakaman Pesantren Denanyar, Jombang.

Untuk memastikan berapa banyak elektablitas pasangan Prabowo-Sandi yang tergerus, harus melalui survei.

Pada survei kali ini, LSI menyebutkan bahwa tokoh agama adalah orang yang paling kuat pengaruhnya terhadap pemilih. Sebesar 51.7% pemilih menyatakan bahwa mereka sangat mendengar himbauan dari tokoh agama (ulama, pastor, biksu, dll).

Sedangkan tokoh yang lainnya hanya di bawah 20%. Mereka yang menyatakan mendengar himbauan polisi hanya 11.0%, dan terpengaruh dengan himbauan atau pendapat pengamat hanya 4.5%.

Mereka yang menyatakan tokoh agama paling kuat pengaruhnya merata di semua segmen pemilih. Baik mereka yang berpendidikan tinggi maupun rendah, mereka yang berpendapatan tinggi maupun “wong cilik”, mereka yang merupakan pemilih milenial maupun pemilih lansia, semua segmen pemilih partai dan capres.

LSI Denny JA melakukan survei nasional di 34 Provinsi pada tanggal 10 -19 Oktober 2018. Survei ini menggunakan 1200 responden dengan margin of error sebesar +/- 2.8%.

Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap responden yang terpilih melalui metode multi stage random sampling.

Selain metode kuantitatif, survei juga dilengkapi dengan riset kualitas melalui metode FGD, analisis media, dan indepth interview. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

 

 

 

kinoy jackson