Berkat Gala Desa, Kabupaten Kuningan Tak Lagi Memakai Pemain Dari Luar

Minggu, 21 Oktober 2018

DEKANDIDAT.COM – Perhelatan Gala Desa yang merupakan salah satu program unggulan Kemenpora ternyata berimbas positif pada Kabupaten Kuningan. Kini Kabupaten Kuningan tak lagi memakai pemain dari luar Kabupaten Kuningan saat mengikuti Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jabar.

“Saya sangat bangga dengan kemajuan prestasi para atlet Kabupaten Kuningan. Kini tanpa pemain dari luar, Kabupaten Kuningan mampu menduduki posisi keempat untuk cabang sepakbola di Porda Jabar,” kata Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Kuningan, Jaka Chaerul, Sabtu (20/10) petang, saat menutup Gala Desa 2018 di Stadion Purabaya, Ciawigebang, Kuningan, Jabar.

Diakuinya, selama ini Kabupaten Kuningan selama memakai jasa pemain dari luar saat bertarung di cabang sepakbola PORDA Jabar. Kini melalui Gala Desa, mereka bisa menemukan banyak atlet potensial di cabang sepakbola asli warga Kabupaten Kuningan.

Untuk cabang sepakbola PORDA Jabar 2018 di Stadion Pakansari, Kabupaten Indramayu tampil sebagai juara setelah menyingkirkan Tim Kota Bandung 5-4 melalui adu tendangan penalti.

Sementara untuk perolehan medali, Kabupaten Kuningan berada di posisi ke-9 atau naik 7 peringkat. Di PordaJabar sebelumnya Kuningan berada di posisi ke-16

Kabupaten Bogor menjadi juara umum dengan mendapatkan 256 medali emas, 147 medali Perak, dan 144 medali perunggu. Disusul Kota Bandung di posisi kedua dengan 131 medali emas, 149 perak, dan 139 perunggu.

Sedangkan posisi ketiga ditempati Kabupaten Bekasi dengan mendapatkan 89 medali emas,105 medali perak, dan 139 medali perunggu.

Jaka berharap, pembinaan serius terus dilakukan terhadap para atlet yang berprestasi di Gala Desa.

“Sasaran utama kita adalah PORDA Jabar. Alhamdulilah jika mereka nantinya bisa berprestasi tinggi, misalnya menjadi atlet nasional,” tambah Jaka yang dulunya mantan striker untuk Kabupaten Kuningan di era Ricky Yacob.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Porapar Kabupaten Kuningan Bidang Peningkatan Prestasi, Asep Ismanto, pihaknya telah mendapatkan sejumlah nama atlet berprestasi untuk empat cabang olahraga yakni, tenis meja, atletik, voli, dan sepakbola.

“Untuk cabang sepakbola kita sudah mendapatkan satu tim, begitu juga untuk voli putra dan putri. Khusus untuk sepakbola, kita memang sengaja membatasi pemain berusia U-15 yang boleh mengikuti pertandingan. Ini demi pembibitan artlet untuk Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Museum Olahraga Kemenpora, Een Ermawati yang hadir mewakili Menpora Imam Nahrawi mengaku bangga dengan semangat yang ditunjukkan Kabupaten Kuningan dalam menggelar Gala Desa.

“Selain untuk mencari bibit atlet sampai ke desa-desa, Gala Desa yang merupakan salah satu program unggulan Kemenpora, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air untuk selalu berolahraga agar badan menjadi sehat,” tukasnya.

Perhelatan Gala Desa 2018 di Kuningan yang memperebutkan Piala Bupati Kabupaten Kuningan, berakhir Sabtu malam. Mengandalkan lampu yang ada di HP (Stadion Purabaya di Ciawigebang tak dilengkapi dengan lampu), Asep Ismanto dan jajarannya yang kebanyakan para perempuan cantik, membagikan tropi, piagam, dan uang pembinaan kepada para juara.

kinoy jackson