Silat, Jetski, Paralayang, Bridge Jadi Andalan

Kemenpora Optimistis Kontingen Indonesia Tembus 10 Besar Asia

Kamis, 2 Agustus 2018

DEKANDIDAT.COM – Kemenpora optimistis Kontingen Indonesia bisa meraih 12 emas di Asian Games 2018, sekaligus memenuhi target menembus ke-10 Besar Asia. Cabang olahraga yang diperkirakan jadi lumbung medali emas adalah silat, paralayang, jetski, dan bridge.

“Kami sangat optimistis Kontingen Indonesia mampu meraih 12 medali emas, sekaligus menembus posisi 10 Besar,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Prof Mulyana.

Tampil sebagai pembicara pada Rapat Koordinasi Teknis insan Media bertajuk “Kabarkan dan Sukseskan Asian Games 2018′, di Hotel Belleza Suite, Permata Hijau, Jakarta Selatan, dia mengatakan bahwa medali-medali emas tersebut besar kemungkinan bisa diraih dari empat cabang olahraga pilihan Indonesia sebagai tuan rumah, yakni silat, paralayang, jetski, dan bridge.

“Dari 40 cabor itu ada empat cabor andalan kita, yakni pencak silat, jetski, paralayang, dan bridge. Dari silat kita memperikarakan bisa meraih 6 medali emas, jetski (2), paralayang (2), dan bridge (2),” tukasnya.

Sementara cabang olahraga lain seperti wushu, bulutangkis, atletik, angkat besi, renang, atau atletik, diperkirakan juga akan menyumbangkan medali, lanjutnya.

Khusus silat, selain berambisi merebut medali sebanyak mungkin, Kemenpora juga tetap berupaya melebarkan silat ke berbagai penjuru dunia.

“Musuh kita di silat adalah Vietnam dan Malaysia. Pesilat-pesilat mereka tangguh-tangguh. Sepertinya kita akan meraih banyak medali di nomor seni. Di nomor ini, Vietnam kurang bagus.”

Sementara itu untuk mengetahui kesiapan para atlet yang akan bertarung di Asian Games, Kemenpora akan melakukan pengecekan.

Rencananya, cabang olahraga (cabor) berpotensi medali akan dikumpulkan senin depan. Sebagai penanggungjawab capaian prestasi, Kemenpora merasa harus menegaskan kesiapan cabor mengingat Asian Games XVIII tinggal dua pekan lagi karena hajatan olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade ini dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 2 September.

“Karena itu, kami ingin melihat kesiapan para atlet melalui cabor masing-masing setelah berlatih dan melakukan try out dan sebagainya, senin depan,” jelasnya.

“Kemenpora akan mengundang mereka untuk membicarakan bagaimana strategi menembus 10 besa. Sejatinya dari entry by name mereka sudah tahu peta kekuatan di Asian Games nanti,” jelasnya.

Dalam pertemuan senin nanti, lanjut Mulyana, Kemenpora akan bantu pencairan sisa 30 persen bantuan ke cabor. Syaratnya, cabor sudah memasukkan proposal pencairan sisa anggaran. Ini karena ada sekitar 15 cabor yang belum mengajukan proposal. “Kami juga garansi tidak akan ada lagi masalah tunggakan honor atau sejenisnya sebagaimana yang dialami cabor trampolin. Minggu ini atau maksimal minggu depan, semua persoalan itu beres,” tegasnya.

Mulyana menerangkan, pada Asian Games 2018 Indonesia akan mengirimkan sebanyak 940 atlet dari 40 cabang olahraga. Jika digabung dengan ofisial, jumlahnya menjadi 1.303 personel. Mereka akan dikukuhkan pada 5 Agustus di Istora Senayan, Jakarta Pusat oleh CdM Komjen Pol Syafrudin dan Menpora Imam Nahrawi. Untuk pelepasan kontingen akan dilakukan di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo antara 6,7, atau 8 Agustus.

kinoy jackson