Percasi Berharap Bisa Menggelar Apresiasi Catur Indonesia Tiap Tahun

Minggu, 29 Juli 2018

DEKANDIDAT.COM – Meskipun keuangan PB Percasi dalam ‘kondisi berat’, namun induk cabang olahraga catur di Tanah Air ini, masih bisa menggelar malam Apresiasi Catur Indonesia, Sabtu (28/7) malam, di Puri Agung, Sahid Jaya Hotel, Jakarta.

“Meskipun PB Percasi dalam ‘kondisi berat’, kami bisa menggelar Apresiasi Catur Indonesia, di sini. Tujuan diadakannya acara ini sebagai rasa syukur bahwa PB Percasi masih bisa mencetak atlet berprestasi,” tandas Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto, saat memulai sambutannya.

“Semoga setiap tahun, acara ini bisa kita selenggarakan,” tambahnya.

Utut melanjutkan, sebetulnya PB Percasi telah meiliki segala macam hal untuk bisa menciptakan prestasi.

“Apa saja kami punya, mulai dari pemain, pelatih, dan wasit. Dana yang tidak kami punya. Kami akan menerima bantuan dana dari siapa saja yang siap membantu,” tukasnya.

Pada Malam Apresiasi Catur Indonesia, salah satu mantan pecatur putri terbaik Indonesia, Lisa Lumongdong dan Hendri Djamal menjelaskan, dari sekian banyak pecatur potensial yang dimiliki Percasi, dipilih lah 31 pecatur terbaik.

“Dari 31 pecatur tersebut, kita akhirnya menyeleksi kembali, sehingga akhirnya terpilih lah para pecatur putra putri terbaik. Mereka kita masukan dalam lima kategori, yakni Tim Catur Putra, Tim Catur Putri, Pecatur Terbaik Perorangan Putra, Pecatur Terbaik Perorangan Putri, dan Pecatur Favorit.

Mereka yang terpilih menerima penghargaan dari PB Percasi adalah; untuk Kategori Tim Putra, Tim catur Gunadarma terpilih sebagai yang terbaik berkat prestasinya meraih medali emas beregu untuk catur standar di Kejuaraan antar Universitas se-Asia 2018, di Filipina.

Di Kategori Tim Putri, Irene dan Medina yang sukses meraih medali perak di kejuaraan catur ceoat Asian Indoor 2017 di Turkmenistan, terpilih sebagai yang terbaik.

Untuk Kategori Perorangan Favorit, Sean Winshand Cuhendi dipilih nsebagai yang terbaik karena perjuangan gigihnya selama 1 tahun menetap di Eropa, karena mengejar gelar IM.

Sempat kembali ke Tanah Air selama tiga bulan, Sean kembali ke Eropa untuk mengejar gelar GM. Saat ini dia telah meraih tiga norma GM.

Untuk meraih gelar GM, dia masih membutuhkan tambahan elo rating sebanyak 49.

Di Kategori Perorangan Putra, Novendra Priasmoro dipilih sebagai yang terbaik berkat keberhasilannya menjuarai Bangkok Open 2018. Di turnamen yang diikuti oleh 192 pecatur dari 42 negara, dia berhasil mengalahkan GM Nigel Short.

Sementara untuk Ketegori Perorangan Puteri, pecatur cilik Samantha Edithso dinobatkan sebagai yang terbaik. Dia berhasil menjadi njuara dunia KU 10 di Belarusia. Di Turnamen ini, sebanyak 81 pecatur dari 27 negara ikut ambil bagian. Dari sembilan babak yang dimainkan, Samantha berhasil meraih 8,5 poin, hasil dari delapan kemenangan dan satu remis.

Selain dihadiri oleh Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto dan Dewan Pembina PB Percasi, Eka Putra Wirya, Malam Apresiasi catur Indonesia juga dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan mantan Ketua Umum PB Percasi, Eddie Widiono.

kinoy jackson