Pemkab Sukabumi: Mari Kita Jadikan Museum Sebagai Tempat Belajar dan Bermain

Senin, 23 Juli 2018

DEKANDIDAT.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mengapresiasi digelarnya Pameran Pendidikan yang diprakarsai oleh oleh Museum Listrik dan Energi Baru, 23-27 Juli, di GOR Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jabar. Para pelajar diajak menjadikan museum sebagai tempat belajar dan bermain.

Adalah Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, yang merasa sangat gembira dengan kesediaan lima museum dari Jakarta memamerkan koleksinya.

“Ini luar biasa. Biasanya kita yang datang ke museum. Tapi kali ini, museum yang justru mendatangi kita di GOR Pelabuhan Ratu. Ternyata museum-museum kita, melakukan jemput bola. Kami sangat berterima kasih sekali,” ujar Adjo Sardjono yang hadir mewakili bupati Sukabumi, Hamami.

“Kalau kita yang datang ke museum, pasti membutuhkan banyak waktu dan biaya.”

Kepada ratusan pelajar dari kalangan SD, SLTP, dan SLTA yang datang ke Pameran Pendidikan, Wabup Adjo mengajak para pelajar untuk rajin datang ke museum.

“Kalau kita ingin pintar, sering-sering datang ke museum. Jadikan museum sebagai tempat belajar, sekaligus tempat bermain,” tukasnya.

Seperti diberitakan, Museum Olahraga yang merupakan milik Kemenpora, ikut ambil bagian pada Pameran Pendidikan yang digelar
oleh Museum Listrik dan Energi Baru, 23-27 Juli, di GOR Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jabar.

Selain Museum Olahraga, museum lain yang ikut berpartisipasi pada even ini adalah Museum Transportasi, Museum Sumpah Pemuda, dan Museum Tragedi 12 Mei, dan Museum Listrik sebagai pemrakarsa.

“Selain untuk memperkenalkan keberadaan Museum Olahraga kepada masyarakat luas, keikutsertaan kita pada pameran ini adalah untuk mensosialisasikan Asian Games dan Asian Para Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia,” kata Kepala Museum Olahraga Kemenpora, Een Ermawati, Senin (23/7) pagi, di GOR Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Ada pun koleksi Museum Olahraga yang dipamerkan di pameran ini antara lain, sabuk juara dunia tinju dan sarung tinju emas milik Chris John, medali emas, perak, dan perunggu dari penembak putri Lely Sampoerno, Piala Thomas Cup dan Uber Cup, medali emas boling SEA Games 2005 milik Ryan Lalisang, sepeda BMX milik M Taufan Mungaran (semifinal Indonesia Open X Sport Championship 2015).

Hingga kini Museum Olahraga Kemenpora yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), memiliki ratusan koleksi para juara yang diperoleh melalui cara hibah.

“Biasanya, untuk memperoleh koleksi para juara, pihak Museum Olahraga harus mengajukan proposal kepada atlet bersangkutan. Baru sebulan kemudian, koleksi tersebut bisa menjadi milik Museum Olahraga,” ujar Lili Rusli, bagian teknik Museum Olahraga.

“Sebagai tanda terima kasih kepada atlet yang telah rela menghibahkan koleksinya, pihak Museum Olahraga memberikan imbalan,” tambahnya.

kinoy jackson