Inasgoc Optimis, Tiket Pembukaan Asian Games Bakal Ludes Dalam Sekejap

Senin, 11 Juni 2018

DEKANDIDAT.COM – Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) sangat optimis tiket pembukaan Asian Games 2018 bakal terjual habis begitu dilepas ke publik.

“Saya yakin, begitu dilepas, tiket pembukaan Asian Games langsung sold out (habis terjual),” kata Ketua Inasgoc, Erick Thohir, Senin (11/5) petang, di markas Inasgoc, Senayan, Jakarta.

Tanpa merinci acara apa saja yang bakal ditampilkan saat pembukaan, Erick menjelaskan bahwa keyakinannya tiket bakal ludes terjual karena Inasgoc hanya menjual separuh dari jumlah kursi yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebanyak 78.000.

“Inasgoc hanya menjual separuhnya saja dari 78.000 kursi yang tersedia di GBK,” ujarnya.

Namun tiket Asian Games baru akan dijual ke publik mulai 30 Juni mendatang melalui website resmi Asian Games 2018. Inasgoc telah menunjuk KiosTix sebagai mitra dalam mengelola ticket Asian Games 2018.

Masyarakat dapat membeli tiket Asian Games 2018 secara online dengan mudah karena hanya dalam beberapa langkah saja serta dapat menggunakan semua metode pembayaran mulai dari kartu kredit, bank transfer, internet banking, maupun tunai melalui ritel Alfamart.

Sedangkan, bagi masyarakat yang ingin membeli langsung dapat datang ke sejumlah outlet offline dan pop up store merchandise Asian Games 2018 yang tersebar di beberapa mal Jakarta dan Palembang serta Panitia juga akan membuka Ticket Box di venue selama Asian Games 2018 berlangsung.

Untuk memaksimalkan penjualan tiket, Panitia terus melakukan promosi ke masyarakat melalui media komunikasi yang ada. Panitia juga telah menyiapkan ratusan ribu perangkat komunikasi tentang panduan membeli tiket yang bisa didapatkan di toko merchandise resmi Asian Games 2018.

Bicara soal target jumlah tiket yang bakal dijual, Inasgoc belum menentukannya. Namun diyakini tiket yang bakal terjual lebih dari 1 juta tiket.

“Target penjualan tiket saat ini kami sedang menghitungnya, tapi kami yakin akan lebih dari sejuta tiket yang terjual. Saat Asian Games 2014 di Incheon, Korea, tiket yang terjual 1,3 juta,” tambah Erick.

Sementara mengenai harga tiket, Inasgoc masih melakukan pembahasan.

“Yang pasti harga tiket pembukaan dan penutupan Asian Games jauh lebih mahal dibandingkan harga tiket untuk menonton pertandingan. Namun kalau di final sepakbola, Indonesia ketemu Jepang, harga tiket bisa mahal,” lanjutnya seraya tersenyum.

“Kami saat ini masih membahas berapa harga tiket yang akan dijual ke masyarakat. Pada dasarnya tiket ini akan dibagai ke empat kategori dan masing-masing kategori memiliki harga dan keuntungan yang berbeda. Kami sangat berhati-hati dalam menentukan harga tiket karena kami tidak mau membebankan masyarakat dengan harga yang kemahalan.”

Sementara Sarman Simanjorang, Direktur Ticketing Panitia Pelaksana Asian Games 2018 mengatakan, tiket yang dijual nantinya akan berbentuk E-voucher yang dilengkapi dengan QR code dan kemudian akan ditukar dengan thermal tiket (tiket fisik) atau wristband tiket. Tiket akan dipindai dan dipantau oleh relawan ticketing kurang lebih 1000 orang saat penonton memasuki venue pertandingan.

“Dengan metode seperti ini diharapkan dapat mangatasi permasalahan tiket palsu yang sering muncul saat penyelenggaran event besar,” tambah Sarman.

kinoy jackson