Promosikan Asian Games dan Asian Paragames

Menpora Ijinkan Karyawannya Pulang Kampung Pakai Mobil Dinas

Kamis, 7 Juni 2018

DEKANDIDAT.COM – Kalau kementerian lagi secara tegas melarang pejabat Eselon-nya pulang kampung menggunakan mobil dinas, maka tak demikian dengan Kemenpora. Imam Nahrawi selaku Menpora justru menyuruh bawahannya, Eselon I dan II memanfaatkan mobil dinas untuk mudik.

“Kalau Presiden Jokowi mempromosikan Asian Games melalui pakaiannya, baju dan jaket, maka Kemenpora juga tak mau kalah. Pejabat Eselon I dan II yang mobil dinasnya ada branding Asian Games atau Asian Paragames, bisa dipakai untuk mudik,” kata Menpora, disambut tepuk gemuruh seluruh pejabat Eselon I sampai IV Kemenpora yang sore (6/5) itu, beramah-tamah di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta.

“Tapi ingat, hanya mobil dinas yang ada branding Asian Games dan Asian Paragames yang boleh dipakai mudik. Mobil dinas yang tak ada brandingnya, tak bisa digunakan untuk mudik,” ujarnya melanjutkan.

Dijelaskan, dengan membawa mudik mobil dinas yang ada branding Asian Games dan Asian Paragames, secara tidak langsung pejabat Kemenpora telah mempromosikan even terbesar di Asia tersebut sambil pulang kampung.

“Kalau perlu, karyawan Kemenpora yang pulang kampung mengenakan kemeja, kaos, topi, dll, yang bisa mempromosikan Asian Games dan Asian Paragames.”

“Yang pasti dengan berbagai cara, karyawan Kemenpora harus mempromosikan Asian Games dan Asian Paragames. Mengapa? Karena kedua even tersebut adalah tanggung jawab kita sebagai karyawan Kemenpora.”

Sebelumnya Sesmenpora, Gatot Dewo Broto telah meminta izin kepada KPK bahwa sebagian karyawan Kemenpora akan menggunakan mobil dinas yang ada branding Asian Games dan Asian Paragames untuk mudik.

“Alhamdulilah, KPK mengijinkan karyawan Kemenpora menggunakan mobil dinas untuk pulang kampung, karena ingin mempromosikan Asian Games dan Asian Paragames,” tukas Gatot.

KEMENPORA DAPAT WDP DARI BPK

Pada kesempatan itu pula, Cak Imam mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya menyusul status Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima dari BPK.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh karyawan, karena tahun ini opini kita sudah naik dari disclamiar menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ini semua adalah perjuangan ibu bapak semua ynag ingin ada perubahan yang lebih baik,” kata Imam.

kinoy jackson