Kata BPK, Pengelolaan Keuangan Inasgoc Sudah Baik

Kamis, 29 Maret 2018

DEKANDIDAT.COM – Agar perhelatan Asian Games 2018 sukses, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan perhatian dan pengawasan khusus terhadap pengelolaan keuangan Pantia Asian Games (INASGOC) yang telah ditetapkan sebagai Satuan Kerja (Satker).

“BPK memberikan perhatian dan pengawasan khusus kepada Inasgoc agar mereka bisa menyukseskan penyelenggaraan dan bisa mempertanggung jawabkan penggunaan keuangan yang bersumber dari APBN seperti keinginan Presiden Joko Widodo,” tandas Anggota BPK-RI, Achsanul Qosasih usai menjadi pembicara pada Program Indonesia Menyapa Pro 3 RRI Jakarta, Kamis (29/3), di Jakarta. .

Dijelaskan, saat ini BPK sudah melakukan pemeriksaan. Hasil yang kami dapat, pengelolaan keuangan INASGOC tahun ini sudah jauh lebih baik dari tahun lalu.

“BPK memang telah menempatkan beberapa personil pemeriksa yang bertugas memberikan arahan dan pengawasan mengenai tata kelola keuangan negara. Tujuannya, agar INASGOC terhindar dari politisasi dan kriminalisasi,” imbuhnya.

“INASGOC itu kan sebuah lembaga yang terdiri dari sejumlah kalangan. Ada dari TNI, politisi, pengusaha, pengusaha, dan LSM yang sama sekali tidak memahami Undang-Undang Keuangan Negara dan Tata Kelola Keuangan Negara yang baik.”

“Makanya, BPK langsung melakukan pemeriksaan sembari INASGOC melaksanakan pekerjaan agar pengelolaan keuangannya bisa lebih baik. Jadi, INASGOC bisa terhindari dari politisasi dan kriminalisasi.”

Secara terpisah, Ketua INASGOC, Erick Thohir mengapresiasi keterlibatan BPK yang memberikan perhatian khusus dan pendampingan kepada INASGOC dalam pengelolaan keuangan negara.

“Saya sangat mengapresiasi peran BPK. Dan, saya pastikan INASGOC akan terus berkoordinasi dengan BPK dalam upaya mewujudkan keinginan Presiden Jokowi agar sukses administrasi dan pelaksanaan Asian Games 2018,” katanya.

Demi terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang baik, kata Erick Thohir, bukan hanya BPK yang dilibatkan tetapi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan juga digandeng. Hal ini terkait dimana INASGOC memperoleh anggaran hampir Rp 6,6 triliun yang bersumber dari APBN dan sponsor termasuk pajak.

“Kini, INASGOC merasa lebih nyaman dalam mengelola anggaran dalam jumlah besar tersebut jika mendapat pengawalan dan pengamanan dari TP4 Kejaksaan dan dukungan dari BPK,” kata Erick yang beberapa hari lalu sempar beraudiensi dengan Jaksa Agung.

“Kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018 merupakan tanggung jawab bersama. Sudah sepatutnya, Kejaksaan sebagai bagian dari pemerintah turut ambil bagian dari sisi hukum,” ujar Jaksa Agung Muda Intelejen, Jan S Maringka.

kinoy jackson