Jaksa Agung: Bagi-Bagi Aset Fisrt Travel Harus Libatkan Jemaah

Rabu, 28 Maret 2018

DEKANDIDAT.COM – Karena aset Fisrt Travel yang disita tak sebanding dengan jumlah korban (puluhan ribu orang), Jaksa Agung, HM Prasetyo melibatkan jemaah untuk pembagian aset tersebut.

“Kejaksaan Agung telah menyita aset biro perjalanan penyelenggara umrah, First Travel. Kini, kasusnya tengah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Kejaksaan akan menemui kesulitan dalam mengeksekusi barang sitaan untuk dibagikan kepada calon jemaah yang batal berangkat sebagai ganti rugi,” ujar Prasetyo, di Jakarta.

“Oleh karenanya, saya ingin sampaikan bahwa mungkin nanti akan menghadapi permasalahan ketika berkaitan dengan eksekusi barang buktinya dan barang rampasannya. Karena demikian banyaknya masyarakat yang menderita kerugian dibandingkan dengan aset yang berhasil disita,” lanjutnya.

Oleh karena itu dia menyarankan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melibatkan jemaah untuk pembagian aset tersebut.

“Sehingga kepada JPU saya sarankan untuk dibentuk tim verifikasi. Terdiri dari para korban sendiri untuk bagaimana mereka membagi aset yang ada secara merata di antara mereka. Karena ketika itu dilakukan Kejaksaan akan menimbulkan praduga atau dituduh berpihak.” lanjut dia.

Sebelumnya, JPU mendakwa ketiga terdakwa yakni Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

Mereka didakwa melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka. Ketiga orang itu dianggap menggunakan dana calon jemaah Rp 905 miliar. First Travel menawarkan paket promo umrah murah seharga Rp 14,3 juta.

Mereka menjanjikan calon jemaah diberangkatkan satu tahun setelah pembayaran dilunasi. Pada kenyataannya, hingga dua tahun berlalu, para korban tak kunjung diberangkatkan.

kinoy jackson