Perawat RS Medika Bantah Novanto Luka Parah dan Benjol Segede Bakpau

Senin, 26 Maret 2018

DEKANDIDAT.COM – Pernyataan Fredrich Yunadi, yang menyebutkan Setya Novanto (Setnov) mengalami luka parah dan benjol segede bakpau saat mengalami kecelakaan mobil pada 16 November 2016, terbantahkan.

Adalah dua orang perawat dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Nana Triatna dan Suhaidi Alfian yang memastikan bahwa tidak ada luka atau benjolan di wajah politisi Partai Golkar tersebut usai mengalami kecekaan tunggal.

“Tidak ada luka, tidak ada benjolan,” ujar Nana saat menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (26/3).

Menurutnya, dia dua kali melihat kondisi Novanto. Saat Novanto sudah di dalam kamar VIP 323, Nana hanya melihat baju pasien dibuka. Saat itu, Nana memastikan tidak ada luka atau benjolan di tubuh Novanto.

Seperti diberitakan, Setya Novanto merupakan terdakwa untuk kasus korupsi e-KTP.

Sementara Suhaidi kepada jaksa mengatakan, dia memang sempat melihat sisi kiri wajah Novanto saat yang bersangkutan dibawa menggunakan brankar.

“Waktu di depan rumah sakit sudah ditutupi selimut. Pipi kirinya (Setya Novanto) saya lihat tidak ada luka,” ujar Suhaidi.

Sebelumnya, saat masih menjadi pengacara Setnov, Fredrich mengatakan kepada awak media bahwa kliennya itu berada dalam kondisi yang parah.

“Novanto pingsan dan sekujur tubuhnya mengalami luka. Perlu MRI, luka di bagian sini (pelipis), benjol besar segede bakpao,” kata Fredrich pada 16 November 2017 lalu.

kinoy jackson