Kalau Tak Ada Islah

LSI Prediksikan Hanura Bakal Jadi Partai Gurem

Kamis, 25 Januari 2018

DEKANDIDAT.COM – Partai Hanura yang beberapa hari terakhir sempat ditimpa prahara, konflik internal partai, terancam bakal jadi partai gurem pada Pileg 2019, jika tak segera melakukan konsolidasi partai dan menciptakan terobosan.

“Jika situasi Hanura tidak membaik, maka Hanura berpotensi terlempar dari parlemen dan menjadi ‘partai gurem’ dengan elektabilitas di bawah 2%,” demikian dikatakan peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, saat memaparkan rilis terbaru lembaga surveinya, Rabu (24/1) siang, di Rawamangun, Jakarta Timur.

Seperti diberitakan, partai bentukan Jenderal Wiranto ini, sempat diterpa konflik hebat antara kubu Hanura Ambhara (Suding Cs) vs Hanura Manhattan (OSO Cs). Namun kemarin, kedua kubu sepakat berislah.

Hasil survei LSI, Hanura meraih 0,7% suara responden. Pada Desember 2017, raupan suara Hanura tercatat sebesar 0,5%. Pada Agustus 2017, suara Hanura tercatat sebesar 1,6%. Padahal di Pileg 2014, Hanura mendapat raihan 5,26% suara dan lolos ke parlemen.

Berdasarkan survei kali ini, terjadi penurunan elektabilitas Hanura. Penurunan belakangan ini dinilai sebagai akibat perpecahan Hanura.

“Hanura semakin terpuruk di 0,7%. Bisa jadi karena faktor kemarin sempat ada konflik di internal Hanura, antara kubu Manhattan dan kubu Ambhara,” kata Rully.

“Kini dengan telah terjadinya islah, Hanura akan kembali mengalami kenaikkan elektabilitas.”

Survei LSI dilakukan 7-14 Januari 2017. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan jumlah responden 1.200 orang. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner, dilengkapi diskusi kelompok terarah (FGD) dan analisis media massa. Margin of error survei ini adalah 2,9 persen.

kinoy jackson