Tolak Foto Atlet Asian Games Dipasang di Area Publik

Putri Indonesia 2015, Kecewa Pada KONI Pusat

Jumat, 12 Januari 2018

DEKANDIDAT.COM – Putri Indonesia 2015, Anindya Kartika Putri mempertanyakan sikap KONI Pusat sebagai induk seluruh cabang olahraga di Tanah Air yang melarang pemasangan foto-foto atlet Asian Games 2018 di area publik.

“Saya benar-benar heran dan kecewa dengan sikap KONI Pusat yang melarang pemasangan foto-foto atlet Asian Games 2018 di area publik. Di negara lain, hal seperti ini sudah biasa. Justru dengan adanya foto-foto itu, masyarakat dan turis asing jadi kenal dengan atletnya,” ujar wanita cantik yang kesehariannya disapa Anin.

Lebih dari itu, pemasangan foto atlet di area publik, menjadi marketing tersendiri buat atlet bersangkutan.

“Pihak sponsor sangat berpotensi memanfaatkan foto-foto atlet Asian Games 2018 Indonesia untuk memamerkan produk-produknya. Ini sangat menguntungkan buat atlet bersangkutan.”

Anin bercerita, dia lah yang mengusulkan ke Menpora agar foto-foto atlet Asian Games 2018 Indonesia dipasang di area publik.

Ketika berada di Singapura, Bandara Changi, dia melihat foto-foto atlet dari negara Singa dipasang di sekitar tempat tersebut. Dia pun segera menghubungi Menpora melalui WhatsApp. Ternyata usulan Anin direspon oleh politisi PKB tersebut.

Pada Rapat Koordinasi Induk Cabang Olahraga, KONIO Pusat, KOI, Chef de Mission (CDM) dengan Kemenpora, Imam Nahrawi pun meminta KOI untuk membuat gaung Asian Games menjadi semarak dengan mamasang foto-foto para atlet Indonesia yang akan turun di Asian Games 2018.

“Dengan memasang foto-foto atlet tersebut, masyarakat jadi mengenal mereka. Dampak lainnya, gaung Asian Games 2018 jadi semarak,” ujarnya.

Namun saat Wakil Ketua KONI Pusat, Mayjen (Purn) Suwarno diberi kesempatan berbicara di mimbar, dia menolak keinginan Menpora tersebut.

“KONI tidak setuju foto-foto atlet Indonesia di pasang di tempat umum. Ini bagian dari sport intelijen. Kalau foto-foto atlet Indonesia di pasang di tempat umum, lawan jadi tahu,” tukas Suwarno.

Prinsipnya, lanjut mantan Ketua Satlak Prima tersebut, ketika akan menghadapi peperangan, kita harus mengetahui siapa lawan kita. Kalau kita sudah menguasai dan mengetahui siapa lawan kita, 100 kali bertanding, kita pasti 100 kali menang,” ucapnya sangat yakin.

kinoy jackson