Deputi III Kemenpora Lepas The Next Taufik Hidayat ke Pelatnas PBSI

Rabu, 3 Januari 2018

DEKANDIDAT.COM – Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta bukan main senangnya ketika Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay (Ikhsan), murid kelas 12 SKO Ragunan, sukses menembus Pelatnas PBSI.

“Saya sangat senang mendengar kabar ini. Saya yakin Ikhsan nantinya bakal menjadi pengganti Taufik Hidayat,” ujar Raden Isnanta, saat acara pelepasan Ikhsan Rumbay ke Pelatnas Cipayung, Rabu (3/1) pagi, di ruang kerjanya, Senayan, Jakarta.

Dia bercerita, untuk bisa menarik Ikhsan masuk ke SKO Ragunan, bukan lah tugas yang mudah. Isnanta harus bersusah-payah untuk mendaratkan pria kelahiran Tomohon, 17 tahun yang silam itu, untuk mau menimba ilmu di Ragunan.

“Ketika kita mengajak atlet untuk bergabung ke SKO Ragunan, mereka sama sekali tak mengetahui apa itu SKO Ragunan. Yang mereka tahu, Ragunan cuma kebun binatang. Namun kita tak mau berputus asa. Demi Merah Putih, kita terus mencari bibit atlet ke daerah-daerah. Akhirnya kita dapatkan atlet-atlet berbakat. Khusus untuk bulutangkis, SKO Ragunan telah meloloskan tiga oranhg atletnya ke Pelatnas Cipayung,” lanjutnya.

“Kami sangat berterima kasih pada PPLP Sulut yang mau melepas Ikhsan belajar di SKO Ragunan,” tandas Isnanta.

Ikhsan pun mengakui kalau dia semula tak tertarik masuk SKO Ragunan. Tapi sekarang dia bersyukur bisa seperti ini setelah mendapat gemblengan di Ragunan.

“Saya sangat senang bisa masuk Pelatnas Bulutangkis di Cipayung. Perjuangan belum berakhir. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama bangsa dan negara,” ucapnya penuh harap.

Keberhasilan SKO Ragunan meloloskan 3 orang atletnya ke Pelatnas Cipayung, berkat kerja keras dari mantan juara dunia Luluk Hadiyanto.

“Awalnya, Ikhsan sama sekali tak mau diajak ke Ragunan. Tapi setelah dia kalah di Manado, dia akhirnya setuju belajar bulutangkis di SKO Ragunan,” kata Luluk Hadiyanto.

Luluk menjabarkan, dari bakatnya, Ikhsan dinilai Luluk Hadiyanto sebagai sosok yang biasa-biasa saja. Namun ambisinya yang tak mau kalah jika bertanding, membuat Ikhsan maju.

“Bakatnya sih biasa-biasa saja. Tapi dia punya tekad yang kuat untuk menang melawan siapa pun. Dia tak mau kalah. Itu yang saya suka dari Ikhsan.”

Ditambahkan, dari tipe permainannya, apa yang ditunjukkan Ikhsa selama ini mirip dengan gaya permainan Taufik Hidayat.

“Dari sekian banyak pebulutangkis di Tanah Air, hanya Ikhsan yang mampu menirukan gaya backhand smash ala Taufik Hidayat. Gerakan backhandnya sama betul. Saya juga melihat dia bisa menjadi pengganti Taufik Hidayat.”

Hal senada dikatakan Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Kemenpora, Teguh Raharjo. Dia berharap nantinya Ikhsan Rumbay bisa mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional.

“Saya juga berharap akan lahir banyak lagi atlet dari SKO Ragunan dan PPLP yang ada di Tanah Air. Pokoknya demi Merah Putih, apa pun akan kami lakukan,” tegas Teguh.

Catatan Prestasi Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay:

– Djarum Sirnas Yogyakarta 2015, Peringkat 3 Tunggal Putra U-17
– Djarum Sirnas NTB 2015, Juara Tunggal Putra U-17
– OUE Singapore International Youth 2015, Peringkat 3 Tunggal Putra U-17
– APACS Junior Masters 2015, Peringkat 2 Tunggal Putra U-17
– Djarum Sirnas Banjarmasin 2016, Juara Tunggal Putra U-17
– Djarum Sirnas Makassar 2016, Peringkat 3 Tunggal Putra U-19
– USM Semarang 2016, Peringkat 3 Tunggal Putra U-19
– Djarum Sirnas Premier Jakarta 2016, 8 Besar Tunggal Putra U-19
– Asean School Games 2016, Peringkat 2 Beregu Putra
– Djarum Sirnas Jawa Tengah, Juara Tunggal Taruna U-19
– Djarum Sirnas Premier Jawa Timur, Juara Tunggal Taruna U-19
– Kejuaraan Nasional Pertamina Open 2016, Juara Tunggal Taruna Putra U-19

kinoy jackson