Panglima TNI Persilakan Edy Rahmayadi Pilih Pensiun

Kamis, 21 Desember 2017

DEKANDIDAT.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mempersilakan  Letjen Edy Rahmayadi yang tetap memilih pensiun dini, karena ingin maju di Pilgub Sumut 2018.

“Ya haknya, haknya Pangkostrad (mencalonkan diri jadi calon gubernur-red) karena memiliki hak yang sama-sama masyarakat,” kata Panglima TNI, Kamis (21/12) pagi, usai mengikuti apel Operasi Lilin 2017 di Monas, Jakarta.

Seperti diketahui, 16 hari setelah ditetapkan sebagai Panglima TNI, Hadi menganulir keputusan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait mutasi 16 orang perwira tinggi TNI, termasuk Letjen Edy Rahmayadi.

“Nah itu bagus sekali pertanyaannya nanti akan dijawab Kapuspen TNI ya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, alasannya membatalkan rotasi jabatan 16 perwira tinggi TNI karena amanah sebagai Panglima TNI.

“Pertama adalah saya harus mengamanahkan tugas sebagai Panglima TNI. Untuk itu saya selalu mengevaluasi secara terus menerus berkesinambungan terhadap sumber daya manusia TNI. Untuk memenuhi organisasi di TNI ini dan menghadapi tugas-tugas ke depan yang semakin kompleks.”

“Kedua adalah bagaimana kita bisa melaksanakan itu kita memiliki satu dasar bahwa pengisian jabatan-jabatan sesuai dengan kebutuhan organisasi, didasarkan pada profesionalitas dan manned system,” sambungnya.

“Alasan lainnya, TNI memiliki petunjuk administrasi baku yang dilaksanakan secara bertahap. Pembinaan prajurit dilakukan mulai dari satuan bawah hingga masuk ke Mabes TNI.”

“Ketiga, TNI memiliki petunjuk administrasi yang baku dan di situ dilaksanakan mulai bertahap, mulai dari satuan bawah. Artinya mulai dari pembinaan kesatuan sampai dengan masuk kepada Mabes TNI. Jukmin (petunjuk pimpinan) yang baku itu tidak mengenal yang namanya like and dislike,” ucapnya.

“Semuanya berlandaskan dengan profesionalitas dan manned system. Akan kita sampaikan bahwa sangat profesional apabila kita melaksanakan itu,” tukas Hadi.

kinoy jackson