KPI: Program Infotainment Tidak Memenuhi Kualitas

Kamis, 21 Desember 2017

DEKANDIDAT.COM – Sungguh memprihatinkan, program infotainment yang selama ini digadang-gadang sebagai tontonan paling laku di layar kaca, ternyata isi tayangannya dinilai tidak memenuhi kualitas.

Adalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang menyebutkan demikian saat Refleksi Akhir Tahun 2017 KPI, Kamis (21/12), di Hotel Grand Sahid, Jakarta.

Menurut KPI, nilai standar yang dipatok KPI untuk memenuhi syarat kualitas yakni 3.00. Hasilnya program infotainment mendapat posisi paling buncit untuk kualitas program, dengan nilai standar di bawah kualitas KPI yakni 2.51.

Angka tersebut wajib dipenuhi untuk seluruh program televisi yakni berita, talkshow, wisata budaya, religi, infotainment, anak-anak, variety show, dan sinetron.

Survei kualitas berita dilakukan dalam dua periode, periode pertama pada Januari-Mei 2017, sedangkan periode kedua Juni-Oktober 2017.

Penelitian ini dilakukan KPI bersama Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan 12 perguruan tinggi di Indonesia.

Komisioner KPI Pusat Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Hardly Stefano F Pariel juga mengatakan, infotainment tidak mendapat anugerah dari KPI.

“Infotainment tidak mendapat anugrah KPI, di mana infotaintment mendapatkan indeks paling rendah. Agar tidak hanya menyebarkan gosip tapi lebih bisa memberikan contoh positif kehidupan,” kata Stefano.

Sementara infotainment, program lain yang dinilai memiliki standar kualitas rendah yakni program anak-anak dengan nilai 2.98, variety show dengan nilai 2.61, dan sinetron dengan nilai 2.55.

Untuk program yang dianggap memiliki kualitas selama periode 2017 antara lain program berita dengan nilai standar 3.00, program talkshow 3.04, program religi 3.11, dan program wisata budaya dengan nilai 3.25.

kinoy jackson