Pertunjukkan Wayang Kulit Tutup Perhelatan Gala Desa di Kulon Progo

Minggu, 29 Oktober 2017

DEKANDIDAT.COM – Pertunjukkan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Totok Hadi Sugito yang mengambil lakon Gatot Kaca Mbangun Pringgodani, menandai ditutupnya perhelatan Gala Desa 2017 di Kulon Progo, Jawa Tengah, Jumat (27/10) malam.

Penutupan Gala Desa tersebut dilangsungkan di halaman kantor Bupati Kulon Progo, bertepatan dengan peringatan HUT ke-66 Kabupaten Kulon Progo.

Hadir pada kesempatan ini, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo dan jajaran pemerintahan setempat. Sementara Raden Isnanta, Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, mewakili dari Kemenpora.

Pada kesempatan tersebut, Raden Isnanta sangat bersyukur dengan suksesnya perhelatan Gala Desa di Kabupaten Kulon Progo. Dia juga berharap olahraga tradisional kembali mendapatkan tempatnya dan terus dibudayakan.

“Olahraga tidak hanya prestasi, namun juga ada olahraga tradisional. Melalui olahraga tradisional, masyarakat bisa berinteraksi dalam suasana ceria. Ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan,” kata Isnanta.

Seperti Gala Desa di wilayah lainnya, di Kulon Progo juga dipertandingkan enam cabang olahraga, yakni sepakbola, sepak takraw, atletik, bola voli, bulutangkis, dan tenis Meja.

“Juara bukan segala-galanya namun kebersamaan dilapangan seperti tegur sapa menjadi sesuatu yang penting. Semoga olahraga bisa membuat masyarakat saling tegur sapa dan bersatu dilapangan,” tambahnya.

Gala Desa memiliki motto Dari Desa Menuju Pentas Dunia.

Sementara Bupati Hasto mengatakan, untuk membina potensi desa-desa dalam hal ini olahraga harus dilakukan secara massal, sehingga program Gala desa ini dinilainya tepat karena merata di seluruh desa.

“Program ini tepat sasaran untuk menggali potensi yang dimiliki oleh perdesaan, sehingga nantinya muncul talenta-talenta terbaik dari desa yang mampu berkontribusi untuk nasional dipentas internasional.”

“Mencetak pemain yang baik kemudian menciptakan tim work yang bagus itu membutuhkan waktu dan itu semua bisa dimulai dari Gala Desa ini,” ujarnya.

kinoy jackson