Menpora: Bonus Atlet Paragames Setara dengan Atlet SEA Games

Senin, 25 September 2017

DEKANDIDAT.COM – Para atlet Paragames Indonesia sepertinya bakaql tersenyum lebar. Pasalnya Menpora Imam Nahrawi memastikan bahwa para atlet paragames akan menerima bonus yang sama seperti yang diterima atlet SEA Games 2017 Malaysia.

“Bonus peraih medali bagi atlet paragames dengan atlet SEA Games 2017 Malaysia, sama.” tegas Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Plt Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi, Yuni Poerwanti, saat menjamu atlet Asean Para Games di Hotel Lor In, Solo, Minggu (24/9).

Menurut Imam, Kemenpora serius untuk mewujudkan penyetaraan pemberian bonus dan apresiasi kepada semua atlet diperhelatan multi even, termasuk Asean Para Games, Asian Para Games, serta Paralympic.

“Untuk pemberian bonus dari segi finansial, Kemenpora sedang berhitung, karena kami tidak ingin ada kesalahan hitung antara atlet yang meraih satu emas dan lima emas,” tutur Imam.

Di ajang ASEAN Paragames 2017, 17-23 September lalu Malaysia, Kontingen Indonesia sukes meraih juara umum dengan meraih 126 medali emas, 75 medali perak, dan 50 medali perunggu.

Sementara di ajang yang sama pada 2015 di Singapura, Indonesia harus puas berada di peringkat kedua dengan 81 emas, 74 perak dan 63 perunggu.

“Terkait bonus menjadi pegawai negeri sipil, ini menyangkut kebijakan, ketika pemerintah berkehendak tidak ada yang tidak bisa tapi kita akan koordinasi dengan Menpan RB, karena ini masalahnya dari sisi teknis, kita akan mengajukan usul bagi atlet ASEAN Paragames bisa mendapatkan kerja sebagai pegawai negeri sipil, karena ini yang meraih adalah atlet berkebutuhan khusus, sehingga bisa mendapat persyaratan khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi, Yuni Poerwanti menilai, Kemenpora tidak akan pernah diam. Kemenpora akan berusaha mencari ramuan yang tepat untuk bisa memberikan bonus secara menyeluruh.

“Kemenpora tentunya akan terus bekerja keras agar pemberian bonus tersebut diselenggarakan secara adil dan tidak ada perbedaan,” tukasnya.

kinoy jackson