Tak Pedulikan Serangan Lawan Politik

KMI Angkat Topi Untuk Pemerintahan Jokowi-JK

Sabtu, 16 September 2017

DEKANDIDAT.COM – Kaukus Muda Indonesia (KMI) angkat topi pada pemerintahan Jokowi-JK yang tak mempedulikan serangan yang dilancarkan lawan-lawan politik. Terbukti, selama tiga tahun memerintah, tingkat kepuasan publik terus meningkat.

“Kami angkat topi pada pemerintaha Jokowi-JK. Meskipun setiap saat terus diserang oleh lawan-lawan politiknya, mereka tak peduli. Sesuai slogannya yang berbunyi kerja, kerja, kerja, mereka telah membuktikannya. Hasilnya, tingkat kepuasan publik terus meningkat,” ujar Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, Sabtu (16/9), di Jakarta.

Sebelumnya, Centre for Strategic and International Studies(CSIS) melalui jajak pendapat yang dilakukan selama 23-30 Agustus 2017 menyebutkan bahwa selama 3 tahun memerintah, 2015-2017, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-JK mengalami kenaikan.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK pada tahun 2015 sebesar 60.6 %, lalu naik menjandi 66.5% pada tahun 2016, dan pada tahun 2017 naik lagi menjadi 68.3%.

Di bidang ekonomi, tingkat kepuasaan publik pada tahun 2017 mencapai 56.9% dari sebelumnya hanya bertengger 30.0% di tahun 2015. Dibidang hukum, tingkat kepuasan publik mencapai 64.0%.

Begitupun dengan tingkat kepuasan di bidang-bidang utama seperti ekonomi, hukum dan maritim juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK pada tahun 2015 sebesar 60.6 %, lalu naik menjadi 66.5% pada tahun 2016, dan pada tahun 2017 naik lagi menjadi 68.3%.

“Apa yang dilakukan Jokowi-JK selama tiga tahun berjalan sudah benar. Apa yang mereka berdua lakukan semakin menguatkan kita semua tentang optimisme atas pembangunan dan perbaikan kondisi bangsa Indonesia dimasa depan,” tegasnya.

Bukan hanya pembangunan fisik, pemerintahan Jokowi-JK juga menunjukkan komitmennya untuk membentengi ideologi negara dari rongrongan dan gerusan dampak negative globalisasi dengan membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-IP).

“Begitupun dengan Perpu tentang Ormas yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi merupakan bentuk keberanian Jokowi dalam menjaga keutuhan dan tetap tegaknya ideologi Pancasila di bumi pertiwi,” tambahnya.

SUKSES DATANGKAN INVESTOR ASING

Sementara itu, naiknya peringkat Indonesia sebagai negara layak investasi yang dikeluarkan oleh Standard and Poor’s (S&P) akan berdampak positif bagi ekonomi nasional. Karena dengan begitu, investor asing akan berbondong-bondong masuk ke Indonesia.

“Dengan kenaikkan peringkat Indonesia sebagai negara layak investasi, akan mempercantik Indonesia di mata investor asing. Sehingga kondisi ini bisa memangkas keraguan investor untuk masuk ke Indonesia, baik investasi secara langsung maupun lewat surat utang,” kata Edi Homaidi.

Ditambahkan, rating invesment grade dari semua lembaga pemeringkat surat utang juga akan membuat biaya surat utang Indonesia akan melandai, termasuk untuk samurai bond. Sehingga kita berharap hal ini akan berdampak positif atas yield surat utang Indonesia. begitupun dengan beban pembayaran bunga juga dapat terpangkas.

“Kita berharap, agar ke depan dan saat ini aliran dana investor dari asing untuk menanam modal di Indonesia juga semakin deras. Sehingga nantinya, target pencapaian Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menargetkan realisasi investasi Rp670 triliun tahun 2017, dan Rp 840 triliun pada tahun 2018 dapat terwujud,” imbuhnya

Oleh karenanya KMI mengajak seluruh elemen bangsa memberi apresiasi dan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-JK atas pencapaian di bidang investasi tersebut dengan tidak menciptakan kegaduhan politik demi untuk kepentingan sesaat dan kepentingan kelompok.

“Mereka harus lebih mementingkan kepentingan bangsa secara luas dan untuk kemajuan dan pembangunan ekonomi secara nasional,” ujarnya mengingatkan.

kinoy jackson