Menpora Pimpin Pencampuran Tanah dan Air di Alun-alun Kota Magelang

Sabtu, 9 September 2017

DEKANDIDAT.COM – Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, pencampuran tanah dan air dari 90 kabupaten/kota akhirnya dilakukan di alun-alun kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (8/9) malam. Acara sakral tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Menpora Imam Nahrawi.

“Sejak beberapa bulan lalu, gaung Haornas sudah terus digelorakan di berbagai daerah di Tanah Air. Salah satunya melalui Gowes Pesona Nusantara (GPN). Malam ini kita menyatukan Tanah dan Air yang diambil dari 90 kabupaten di Indonesia,” kata Menpora.

Tanah dan air itu berasal dari 90 kabupaten dan kota di Indonesia, yang dilewati oleh peserta Gowes Nusantara, kegiatan bersepeda dari empat titik terluar Indonesia yaitu Sabang, Merauke, Tarakan dan Atambua, mulai Mei 2017 hingga berakhir di Magelang, Jawa Tengah pada perayaan puncak Hari Olahraga Nasional (Haornas), Minggu, 9 September 2017.

“Tanah dan air ini diambil dari tempat-tempat yang dianggap agung oleh masyarakat di berbagai kota maupun kabupaten di Indonesia. Bukan cuma simbol, ini adalah tanda bahwa Tanah Air harus kita rawat selama-lamanya,” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Menpora mengawali pencampuran tanah dan air itu ke dalam kendil tanah liat, disusul tamu undangan termasuk Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan berikutnya masyarakat.

Setelah disatukan dalam wadah-wadah, nantinya semua dibawa ke puncak Gunung Tidar dan menjadi pondasi Monumen Tanah Air Persatuan yang akan dibangun di sana. Kawasan Gunung Tidar menjadi tempat didirikannya monumen tersebut karena diyakini sebagai titik pusat tanah Jawa.

“Peristiwa ini bersejarah bagi kota kami,” ujar Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.

Ada pun malam tirakatan itu diakhiri dengan pagelaran wayang semalam suntuk dengan dalang Warseno Hardjodarsono yang dikenal dengan Ki Warseno Slank.

kinoy jackson