Baru 10 Persen Masyarakat Indonesia Menikmati Olahraga Rekreasi

Kamis, 7 September 2017

DEKANDIDAT.COM – Rasa kurang peduli pemerintah terhadap keberadaan olahraga rekreasi di Tanah Air sangat disesalkan sekali. Hingga saat ini hanya 10 persen olahraga rekreasi yang bisa dinikmati masyarakat Indonesia.

“Karena terlalu fokus pada olahraga prestasi, akhirnya hanya 10 persen saja olahraga rekreasi di Tanah Air yang bisa dinikmati masyarakat. Ini sangat disayangkan,” kata Ketua Program Studi Olahraga Rekreasi Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr Nofi Marlina Siregar, saat tampil sebagai pembicara pada Seminar Olahraga Nasional dalam rangka Gebyar Haornas 2017, Kamis (7/9) petang, di alun-alun kota Magelang, Jawa Tengah.

Tampil di depan puluhan peserta seminar yang datang dari berbagai kalangan, seperti atlet, KONI, komunitas senam, dll, Nofi menilai, sesungguhnya olahraga rekreasi sangat bermanfaat untuk setiap orang.

“Tujuan olahraga rekreasi antara lain adalah untuk mencari kebugaran, menghilangkan penat, bete, galau, dsb. Dengan melakukan olahraga rekreasi diharapkan orang bisa kembali fresh,” tambahnya.

Menurutnya, olahraga rekreasi bukan hanya bisa membuat hati senang, akan tetapi jika dikelola secara baik, bisa menjadi bisnis yang menguntungkan.

“Di Jakarta, kita sudah bekerja sama dengan sejumlah tempat yang bisa dijadikan untuk melakukan olahraga rekreasi, misalnya Taman Mini Indonesia Indah.”

“Kita juga sudah bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran, Kemenpora, Kandang Jurang Doank, dll untuk memasyarakatkan olaraga rekreasi di Tanah Air,” ujarnya.

Dijelaskan, olahraga rekreasi yang sekarang tengah digalakan di Tanah Air, bisa dikategorikan ke dalam tiga kelompok, yakni olahraga di daratan, air, dan udara.

“Khusus untuk outbound, kinia bukan hanya bisa dinikmati oleh anak-anak usia remaja. Akan tetapi mereka yang masih sekolah di TK atau PAUD, juga bisa memanfaatkan olahraga ini untuk belajar bekerjasama di alam bebas dengan kawan sepermainannya,” sergahnya.

Untuk lebih meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi, pemerintah diminta lebih memberikan rasa kepeduliannya.

“Semakin banyak masyarakat yang suka olahraga rekreasi, akan semakin mudah mendapatkan bibit olahraga jika suatu waktu dibutuhkan.”

Adapun jenis olahraga rekreasi antara lain, outbound,  pendakian gunung, renang, jogging, bersepada, gobak slodor, dan arung jeram.

 

 

 

 

 

kinoy jackson