Menpora: Pemuda ASEAN Harus Ikut Aktif Memberantas Radikalisme

Jumat, 21 Juli 2017

DEKANDIDAT.COM – Bahaya paham radikalisme ternyata sangat disadari oleh para pemuda di kalangan ASEAN. Karenanya pada Forum The Tenth Ministerial Meeting on Youth (AMMY) dan The Sixth Asean Plus There Ministerial Meeting on Youth (AMMY+3), masalah radikalisme menjadi salah satu bahasan utama.

Hal demikian dikatakan Menpora Imam Nahrawi, Kamis (20/7) siang, di Ruang Merapi, Hotel Sultan, Jakarta.

“Salah satu poin dari pertemuan ini, tepatnya poin ketujuh, berbicara mengenai radikalisme. Isinya, mendorong pemuda ASEAN berperan lebih aktif dalam membantu pemberantasan radikalisme dan ektrimisme,” kata Imam nahrawi.

Lebih dari itu, Menpora juga menyinggung soal toleransi beragama di ASEAN.

“Saya kira toleransi beragama sangat penting. Indonesia memiliki keberagaman agama, suku, dan budaya yang mungkin bisa menjadi cermin bagi negara-negara lain.”

“Saya yakin saat ini radikalisme dan terorisme menjadi ancaman besar di semua negara. Ini yang harus kita waspadai. Hasil pertemuan ini juga nanti ditindak lanjuti dengan melakukan dialog antar agama di negara ASEAN,” tambah Cak Imam.

Pada kesempatan yang sama, Puteri Indonesia 2015, Anindya K Puteri yang dipercaya sebagai perwakilan dari Kemenpora menyatakan, pembahasan soal radikalisme di kalangan ASEAN memang sudah sepatutnya dilakukan. Mengingat saat ini ancaman radikalisme dari berbagai kelompok terus terjadi.

“Saya kira pembahasan soal radikalisme di forum ini sudah sangat tepat. Semua peserta, 93 orang yang mengikuti forum ini, sangat antusias dengan pembahasan soal radikalisme,” ujar Anindya.

Lebih sari itu, wanita bertinggi badam 175 cm ini, sangat mendukung penuh dikeluarkannya Perppu Ormas oleh Presiden Jokowi.

“Tanpa adanya Perppu Ormas, kebhinekkan kita terancam. Perppu yang baru dikeluarkan oleh Presiden Jokowi harus didukung penuh,” sergahnya.

kinoy jackson