Percasi Siap Bangkit dan Mencetak Banyak Grand Master

Minggu, 11 Juni 2017

DEKANDIDAT.COM – Tak mau semakin tertinggal dengan negara-negara di Asia, Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) siap bangkit untuk mencetak sejumlah pecatur bergelar Grand Master (GM) dalam waktu dekat.

“Saat ini pecatur Indonesia bergelar GM, tinggal segelintir saja, di antaranya GM Ardiansyah, GM Susanto Megaranto, GM Cerdas Barus, dan saya sendiri. Pecatur Indonesia lainnya yang bergelar GM, sudah mendahului kita, yakni GM Ruben Gunawan, GM Edhi Handoko,” kata Plt Ketua Harian PB Percasi, GM Utut Adianto.

Indonesia, lanjut Utut, terlebih dulu melahirkan pecatur bergelar GM, sebelum India dan Cina.

“Pecatur Indonesia yang pertama kali bergelar GM, ya saya ini. Tapi sekarang, kita jauh tertinggal dibandingkan kedua negara itu. India kini meiliki 48 pecatur bergelar GM, sementara Cina punya sekitar 30 GM. Kita sudah tertinggal jauh. Kita harus bangkit,” ujarnya.

Melalui Kejurnas dan Musornas yang mengangkat tema “Bangkit Catur Indonesia”, Percasi bertekad melahirkan sejumlah pecatur bergelar GM. Musornas dan Kejurnas Percasi XXVIII digelar 16-22 Juli, di Grand Cempaka Resort, Cipayung, Bogor, Jawa Barat

Menurutnya, Indonesia tidak pernah kekurangan pecatur berbakat.

“Sekarang saja, ada beberapa pemain muda potensial yang mulai mampu berbicara di ajang catur internasional. Sebut saja Fide Master (FM) Novendra Priasmoro yang berhasil menjadi juara di Kejuaraan Catur Yunior Asia, awal bulan lalu,” ungkapnya.

Selain sukses meraih gelar juara, dalam event tersebut Novendra langsung meraih gelar Master Internasional sekaligus norma GM pertama. Ada juga MI Sean Winshand yang juga sudah meraih norma GM pertama. Kemudian ada FM Yoseph Taher, FM Jody Azarya dan MI Arif Abdul Hafiz.

Khusus untuk Kejurnas kali ini, PB Percasi akan memberangkatkan juara putra dan putri di ketegori senior untuk berlaga di Olimpade Catur 2018, Georgia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Kejurnas, Willy M Yosef menambahkan, Percasi telah menganggarkan dana Rp150 juta untuk hadiah di 17 kategori yang dipertandingkan.

Sesuai dengan tema diangkat, Willy meminta para penggemar catur di Tanah Air untuk ikut serta memajukan olahraga catur.

Sedangkan Hendry Hendratno dari PB Percasi menambahkan, untuk memudahkan berlangsungnya Kejurnas, proses pendaftaran kini bisa dilakukan melalui online. Lebih dari itu, hanya pengprof yang berhak mendaftarkan pemainnya.

“Sekarang pendaftaran peserta secara online. Jadi yang mendaftarkan hanya Pengprov. Kita ingin mengikuti perkembangan teknologi informasi. Mengacu pada penyelenggaraan Olimpiade Catur ke-42/2016 di Baku, Azerbaijan. Kita harapkan seluruh Pengprov mengirimkan atletnya dalam kejurnas kali ini,” kata Hendry.

kinoy jackson