Menpora Janjikan Uang Saku Atlet SEA Games Cair, Senin

Jumat, 9 Juni 2017

DEKANDIDAT.COM – 20 karateka yang siap diterjunkan ke ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur langsung sumringah setelah Menpora Imam Nahrawi berjanji akan melunasi uang saku para atlet yang tertunda dua bulan.

“Selain untuk melihat para karateka berlatih, kedatangan saya juga untuk menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas terlambatnya honor kalian selama dua bulan. Mudah-mudahan Senin (12/6) besok, sudah bisa dilunasi,” kata Menpora saat meninjau pemusatan latihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga karate di The Bellezza Albergo Tower Lantai 6, Permata Hijau, Jakarta Selatan.

“Kalau bertemu atlet SEA Games dari cabang olahraga yang lain, tolong beri tahu kalau Senin besok, uang saku mereka sudah akan cair. Dengan begitu kalian bisa berlebaran,” kata Menpora berseloroh.

Saat melakukan peninjauan, politisi PKB ini didampingi Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto dan CDM SEA Games 2017, Azis Syamsuddin, serta Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Washington.

Ternyata, dua pekan menjelang Lebaran, para atlet SEA Games harus menerima kenyataan pahit, uang sakunya tertunda untuk April dan Mei.

Menurut karateka untuk nomor komite, Seruni dari Sumatera Utara, setiap bulannya dia menerima uang saku sekitar Rp9 jutaan. Sementara karateka lainnya ada yang uang sakunya sekitar Rp7 jutaan.

“Biar pun uang saku terlambat, kita tetap semangat berlatih,” ujar Seruni.

Pada kesempatan itu juga, Jintar Simanjuntak mewakili para atlet meminta kepada Menpora untuk melunasi biaya akomodasi para atlet selama berlatih di Belleza.

“Sampai saat ini, akomodasi kami di sini belum dibayar. Sehingga kami agak riskan jika akan meminta sesuatu kepada pengelola gedung,” ujar Jintar.

Kepada Menpora, para karateka melaporkan bahwa dalam waktu dekat merekan akan beruji coba ke Perancis dan Jepang.

“Untuk nomor kumite, kita melakukan try out ke Perancis. Karena hingga saat ini, karateka Perancis termasuk yang terbaik di dunia. Sedangkan try out untuk nomor kata, dilakukan di Jepang,” tambahnya.

kinoy jackson