Deklarasi Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika

Ormas Jakarta Dukung Pemerintah Bubarkan Organisasi Radikal

Sabtu, 3 Juni 2017

DEKANDIDAT.COM – Sejumlah orang berkumpul membentuk Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika di Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (2/6). Syaiful Rohim, Ketua Nasional Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika, mengatakan sejumlah sikap dinyatakan pasca deklarasi. Yang utama mendukung Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai pandangan dasar bangsa tanpa kompromi.

“Kami juga mengutuk segala bentuk tindakan radikalisme yang mengatasnamakan agama apapun, dan meminta dilakukan tindakan hukum terhadap hal-hal tersebut,” ujarnya.

Forum turut mendukung keputusan pemerintah membubarkan organisasi kemasyarakatan (ormas) radikal, intoleran, serta kelompok-kelompok yang berniat mengganti Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Pemerintah juga diminta menindak tegas oknum pejabat, aparat negara serta organisasi yang secara nyata mendukung kelompok intoleran, radikal dan bertentangan dengan Pancasila.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah, serta instansi manapun untuk menyuarakan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Sebab keberagaman dan itu semua harus dipertahankan di negara ini,” tutur Syaiful.

Adapun organisasi dengan Sekretaris Nasional Taufan Hunneman ini, didirikan oleh orang-orang dari beragam suku, agama dan ras, dengan berbagai profesi serta latar belakang. Organisasi hadir di 34 provinsi, dari tingkat kota, kabupaten, hingga kecamatan. “Sejauh ini 18 simpul wilayah telah terbentuk. Antara lain di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bogor, Bandung, Depok dan Bekasi. Lalu di Balikpapan, Temanggung/Semarang, Malang, Tangerang, Denpasar, Garut, Surabaya, Jayapura dan Tasikmalaya,” kata Taufan yang juga mantan aktivis 98 ini.

“Kami mendukung penuh pemerintah yang sah yang terpilih berdasarkan proses demokrasi. Tapi kami tidak terlibat politik praktis dan berafiliasi dengan partai politik tertentu,” imbuh Sugeng Teguh Santoso, Pembina Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika

Ahmad M