Pilkada DKI Jakarta

Gara-gara Sambangi Habib Rizieq, Anis/Sandi Tersingkir di Putaran Pertama

Selasa, 17 Januari 2017

DEKANDIDAT.COM – Gara-gara menyambangi pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habieb Rizieg saat kampanye, pasangan Anis Baswedan/Sandiaga Uno ditinggalkan banyak pemilih moderatnya dan membuat pasangan ini diprediksikan tersingkir dari putaran pertama Pilkada DKI Jakarta yang akan digelar 15 Februari mendatang.

Demikian rilis terkini yang disampaikan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Selasa (17/1) siang, di kantor LSI Denny JA, Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

“Anies melakukan blunder besar ketika dia mengunjungi Habib Rizieq di markas FPI, saat berkampanye. Habib Rizieq memang untuk saat ini merupakan figur yang populer di kalangan bawah. Namun Rizieq tidak disukai di kalangan kelas menengah kota dan muslim moderat,” kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sofa.

LSI juga melihat, bukan semata kunjungan itu yang bermasalah. Tapi ditambah pidato Anies sendiri. Ia menceritakan berhasil memadamkan “api” di Paramadina ketika menjadi rektor. Ia mengungkapkan dengan penuh kebanggaan dan itu dianggap sebuah pencapaian.

Tak ada masalah dengan persepsi Anies itu. Tapi jelaslah bagi kaum menengah kota, Muslim moderat, dengan pernyataan itu, mereka merasakan Anies ternyata bukan bagian mereka. Apa yang mereka anggap sebagai sikap keagamaan yang moderat ternyata oleh Anies dianggap sebagai api dan dengan bangga ia padamkan.

Berdasarkan survei LSI Denny JA, jika Pilkada Jakarta putaran pertama digelar hari ini, pasangan Anies/Agus berada di posisi buncit dengan meraih 221,4 persen suara.

“Posisi pertama diduduki Agus/Sylv dengan 36,7 persen suara, kemudian disusul pasangan petahana Ahok/Djarot dengan 32,6 persen suara,” tambah Ardian.

Dibandingkan Ahok, Anies tertinggal 11,2 persen. Dibandingkan Agus, Anies tertinggal 15,7 persen. Yang belum menentukan pilihan sebanyak 9,3 persen.

Survei LSI Denny JA dilakukan melalui tatap muka dengan 880 responden. Responden dipilih melalui metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 3.4%. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan indepth interview).

kinoy jackson