Meskipun Dicap Tukang Gusur

Mayoritas Warga Jakbar Tetap Inginkan Ahok Jadi Gubernur

Rabu, 14 Desember 2016

DEKANDIDAT.COM – Meskipun dicap sebagai tukang gusur, namun ternyata Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) unggul di wilayah Jakarta Barat. Demikian hasil survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yang dirilis Rabu (14/12) siang, di Jakarta.

“Di Jakarta Barat, Ahok memang menang. Namun angkanya hanya 29,60 persen, memang tipis dari pasangan Agus/Sylvi (28,40 persen) dan Anis/Sandi (27,20 persen). Pasangan Ahok/Djarot menang di Jakata Barat karena faktor heterogen masyarakatnya,” kata peneliti senior LSI Denny JA, Adjie Alfaraby.

Seperti diberitakan, karena keberaniannya menggusur bangunan liar, termasuk di kawasan Jakarta Barat, Ahok dicap sebagai tukang gusur. Dalam berbagai kampanyenya, kandidat lain berjanji tak akan melakukan penggusuran jika terpilih menjadi gubernur.

Dari kantor LSI Denny JA di Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Adjie menjelaskan, dibandingkan wilayah lain di Jakarta, pemilih di Jakarta Barat paling heterogen, mulai dari tingkat pendidikan sampai penghasilan.

“Terbukti di Jakarta Utara yang penduduknya homogen, Ahok kalah. Agus/Sylvi menang di Jakarta Utara dengan 34,30 persen suara, disusul Ahok/Djarot (28,60 persen), dan Anis/Sandi (24,30 persen),” tambah Adjie.

Sementara dari pemilih etnis, pasangan Ahok/Djarot disukai oleh suku Jawa dengan 31,00 persen, disusul Agus/Sylvi (28/60 persen) dan Anis/Sandi (23,00 persen).

“Mengapa Ahok/Djarot disukai oleh pemilih etnis Jawa? Karena dibandingkan etnis lain, seperti Betawi atau Sunda, suku Jawa tak terlalu fanatik dalam menanggapi suatu masalah,” tukasnya.

Sedangkan untuk suku Betawi dan Sunda, pasangan Agus/Sylvi unggul jauh dari kandidat lainnya.

“Untuk suku Betawi, Agus/Sylvi mendapat 39,60 persen. Posisi kedua Anis/Sandi (25,20 persen) dan Ahok/Djarot (16,50 persen). Sedangkan untuk suku Sunda, Agus/Sylvi meraih 46,90 persen, unggul jauh dari Ahok/Djarot dan Anis/Sandi yang sama-sama mendapat 20,40 persen suara.”

Survei LSI Denny JA dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden pada tanggal 1-6 Desember 2016 di Jakarta. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4,8%.

kinoy jackson