LSI: Ahok/Djarot Bisa Tersingkir di Putaran Awal

Selasa, 4 Oktober 2016

DEKANDIDAT.COM – Meskipun elektabilitasnya belum terkalahkan oleh dua kandidat lain, namun pasangan Ahok/Djarot bisa tersingkir di putaran awal Pilkada DKI yang akan digelar Februari 2017.

Demikian hasil survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis oleh peneliti seniornya, Adjie Alfaraby, Selasa (4/10) siang, di kantor LSI, Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

Saat ini Ahok/Djarot masih unggul dengan raihan 31,4 persen suara, mengungguli pasangan Anis/Sandi (21,1 persen) dan Agus/Sylvi (19,3 persen).

“Dengan kondisi seperti ini, hanya berjarak semkitare 10 persen, posisi Ahok/Djarot sangat rentan untuk memenangi Pilkada DKI. Kalau mau aman, Ahok/Djarot paling tidak harus unggul minimal 20 persen dari saingannya,” tambah Adjie.

Jika melihat selisih tersebut, Adjie menyimpulkan bahwa publik Jakarta punya opsi untuk figur alternatif.

“Karena suara Agus dan Anies, kalau digabung itu sudah melebihi suara petahana,” kata Adjie.

Namun masih ada swing voters sebanyak 28,2 persen. Tiga pasangan calon masih punya peluang untuk mendapatkan suara pemilih itu.

“Jadi tidak ada pasangan calon yang paling kuat atau rendah,” imbuhnya.

Dengan situasi seperti sekarang, semua pasangan masih berpeluang sama lolos ke babak kedua dan semua pasangan, termasuk Ahok/Djarot yang elektabilitasnya masih memimpin, bisa juga tersiungir di putaran awal. LSI memprediksikan Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran.

Survei LSI tersebut dilakukan pada 26-30 September 2016 dengan metode multistage random sampling. Jumlah respondennya 440 orang. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuisioner. Margin of error survei itu kurang lebih 4,8 persen.

kinoy jackson