Raih 1 Emas Olimpiade, Menpora Rasakan Sakit Seperti Cita Citata

Sabtu, 27 Agustus 2016

DEKANDIDAT.COM – Meskipun menyambut secara besar-besaran kepulangan pasangan bulutangkis campuran, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir (Owi/Butet), Menpora Imam Nahrawi mengaku sakit seperti yang dirasakan Cita Citata karena kontingen Indonesia hanya meraih 1 medali emas di Olimpiade Rio 2016.

“Sakitnya tuh di sini, di sini, ketika Indonesia hanya meraih satu medali emas. Saya ingin atlet Indonesia meraih 10 medali emas olimpiade,” kata Imam Nahrawi berseloroh sambil tangannya menunjuk ke atas dada kanan dan kirinya seperti yang dialami penyangi dangdut Cita Citata, sebelum melakukan Bersih-Besih Sungai Ciujung, Sabtu (27/8) siang, di Serang, Banten.

Diakuinya, medali emas yang didapatkan Owi/Butet bukan hanya mengembalikan tradisi medali emas bagi kontingen Merah Putih di ajang olimpiade, tetapi juga menjadi kado terbaik bagi bangsa Indonesia yang tengah merayakan HUT-nya ke-71.

Berkat keberhasilannya itu, Owi/Butet bukan hanya diarak mengelilingi jalan-jalan ibukota dan diterima Presiden Jokowi. Keduanya juga diganjar bonus masing-masing Rp5 miliar dan uang per tahun sebesar Rp240 juta.

Menyoal bersih-bersih sungai, Cak Imam mengatakan bahwa istri tercintanya, Shobibah Rohmah, secara khusus memintanya menghadiri acara ini.

“Istri saya yang meminta saya mementingkan datang ke acara ini. Menurutnya, acara ini sangat penting,” ujarnya yang siang itu hadir bersama istrinya.

“Saya senang bisa hadir disini untuk bersih-bersih sungai Ciujung,” imbuhnya yang saat itu didampingi Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa dan Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Kemenpora, Alman Hudri.

Dia pun meminta Kang dan Nong Serang, semacam Abang dan None Jakarta, untuk tak segan-segan ikut membersihkan sampah yang ada di kali.

Saat membersihkan Sungai Ciujung, Menpora menyusuri sungai dengan menaiki perahu karet.

“Kepada masyarakat, khususnya para pemuda di Ciujung, saya mengajak kalian semua untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi di sungai.”

“Sadar akan kebersihan lingkungan harus dimulai dari kita sendiri, mulai dari membuang sampah yang sering kita buang sembarangan. Untuk para pemuda kalian harus bisa menjadi duta kebersihan lingkungan di masyarakat sekitar,” tukasnya.

Menpora pun mengajak Wabup Panji dan masyarakat setempat bersama-sama menjaga kebersihan sungai.

“Sungai adalah sumber kehidupan bagi banyak orang, sampah harusnya bisa diolah untuk menghasilkan limbah yang bermanfaat dan bail untuk lingkungan. Kita dari Kemenpora akan mendukung kegiatan bersih-bersih sungai. Sungai juga bisa menjadi destinasi wisata daerah ini,” tambah.

Sementara itu Alman Hudri menambahkan, kegiatan bersih-bersih sungai di Ciujung ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan bersih-bersih sungai di enam titik diantaranya Sungai Kalibaru Cilebut, Sungai Cikapancilan Surya Kencana, dan hari ini di Sungai Ciujung.

“Semoga acara ini memiliki manfaat yang banyak untuk kebersihan sungai Ciujung, dan saya ucapkan terima kasih juga kepada masyarakat sekitar yang ikut berpartisipasi pada acara ini,” tegas Alman.

Untuk kegiatan Bersih-bersih Sungai ini, Alman mengerahkan sekitar 1.500 orang dari 12 komunitas yang berasal dari 12 desa di wilayah tersebut.

“Untuk mengangkut sampah-sampah dari Sungai Ciujung, kita sudah menyiapkan 10 truk.”

Menurutnya, lurah setempat sangat kooperatif. Saat ini yang harus dilakukan adalah mengerahkan para pemudanya untuk sadar terhadap kebersihan sungainya.

“Dasar dari kegiatan ini adalah ingin menanamkan kecintaan pada pemuda agar mereka menjaga kebersihan lingkungannya dan tidak membuang sampah lagi di sungai,” ujarnya mengingatkan.

kinoy jackson