PPP Tolak Usulan NasDem Naikkan Parliamentary Threshold Jadi 7 Persen

Kamis, 21 Juli 2016

DEKANDIDAT.COM – Usulan Partai NasDem yang menginginkan ambang batas parpol atau Parliamentary Threshold (PT) dinaikkan menjadi 7 persen, ditolak mentah-mentah oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Kalau PPP tentu kita akan tentukan sikap resmi, tapi yang jelas ketika diminta komentar soal pernyataan itu tentu PPP menolak, keberatan dengan usulan penetapan itu,” tegas Ketua Fraksi PPP, Reni Marlinawati, di Jakarta.

Usulan lonjakan PT tersebut terlalu drastis. Menurut PPP, kalau pun harus naik, maksimal hanya sampai batas 4 persen.

“Ya saya kira melonjaknya terlalu drastis gitu ya. Jadi kemarin kan 3,5 persen jadi saya kira yang pertama kan dalam menciptakan iklim demokrasi yang baik, kita tetap membuka peluang kepada partai-partai lain termasuk partai partai baru untuk berpartisipasi,” imbuhnya.

PPP menilai, NasDem terlalu percaya diri atau pede dengan mengusulkan angka 7 persen.

“Yang jelas kami akan perjuangkan parliamentary threshold tidak sampai angka 7 persen. Saya kira 3,5 sampai 4 persen masih sangat rasional. Itu kan meningkat harusnya bertahap,” tukasnya.

“Jangan terlalu percaya dirilah, saya kira percaya dirinya sangat tinggi. Tinggi sekali,” imbuhnya sambil sedikit tertawa.

Sebelumnya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengusulkan agar ambang batas atau parliamentary threshold naik dari 3,5 persen menjadi 7 persen.

NasDem akan memperjuangkan usul tersebut dalam pembahasan revisi undang-undang tentang pemilihan umum anggota legislatif di DPR nanti.

kinoy jackson