Dapat Rapor Merah, Kemenpora Hormati Hasil Kerja BPK

Senin, 6 Juni 2016

DEKANDIDAT.COM – Kemenpora menghormati hasil kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memberikan rapor merah. Hal demikian dikatakan Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Senin (6/6) petang, di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta.

“Hingga saat ini kami belum menerima LHP resmi dari BPK tetapi Menpora bersama jajaran Eselon I, Staf Khusus, Inspektur dan Kepala Biro terkait telah melakukan rapat pimpinan khusus untuk merespon hasil temuan BPK sebagai bentuk evaluasi dan kajian serius yang menyebabkan BPK menyatakan penilaian disclaimer yang sama sekali tidak diharapkan,” kata Gatot yang saat itu didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Ramidin Saragih dan Kepala Biro Humas dan Hukum, Amar Ahmad.

Seperti diberitakan, Kemenpora termasuk salah satu kementerian yang mendapat nilai rapor merah dari BPK. Kementerian lainnya adalah Kemensos. Sementara dua lembaga yang juga mendapat rapor merah adalah TVRI dan Komnas HAM.

Gatot menambahkan, menurut Surat BPK kepada Menpora tertanggal 3 Mei 2016, BPK menemukan permasalahan yang harus ditindaklanjuti oleh Kemenpora seperti saldo asset tetap konstruksi P3SON Hambalang dan bantuan yang masih dalam proses pertanggungjawaban oleh penerima bantuan.

“Khusus mengenai Hambalang, perhitungan saldo asset tetap konstruksi 2015 tidak dapat kami lakukan, karena seluruh dokumen terkait disita KPK sejak 2012 dan masih dalam proses hukum,” urainya.

“Kemenpora telah menyampaikan tanggapan sekaligus penjelasan (tanggapan instansi) melalui surat Sesmenpora selaku Kuasa Pengguna Anggaran tertanggal 21 Mei dan 30 Mei 2016 disertai dokumen, data dan fakta pendukung agar persoalan penyajian belanja serta pertanggungjawaban dana bantuan dari penerima bantuan dapat diakui dan diyakini kewajarannya sesuai standar audit BPK berdasarkan UU Nomor 15/2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara,” tegasnya.

kinoy jackson