Drawa ‘Si Cendrawasih’, Belum Tentu Jadi Maskot Asian Games 2018

Senin, 16 Mei 2016

DEKANDIDAT.COM – Apakah Asian Games 2018 masih akan menggunakan ‘Si Drawa, Burung Cendrawasih’? Ternyata belum bisa dipastikan. Pasalnya Kemenpora telah menunjuk panitia seleksi untuk mencari maskot terbaik, tak harus burung Cendrawasih’ dengan imbalan Rp100 juta untuk pemenang pertama.

“Apakah maskot Asian Games 2018 harus seperti yang lama? Kita membuka peluang seluas-luasnya agar peserta membuat sesuatu yang benar-benar baru atau sesuatu yang telah dirancang untuk disempurnakan,” kata Ketua Panitia Seleksi Maskot Asian Games 2018, Ricky Pesik.

“Yang pasti tema-nya The Energy of Asia telah kita berikan jadi itu harus tampil,” imbuhnya.

“Pansel ingin mendapatkan para perancang sistem identias Asian Games 2018 ini yang terdiri dari individu ataupun perusahaan memiliki kompetensi dan komprehensif yang baik di bidang perancangan identitas tujuannya agar even sebesar Asian Games ini dapat setara dengan even besar lain seperti olimpiade, world cup dan lainnya dalam waktu tiga minggu kedepan,” imbuhnya.

Drawa yang sebelumnya telah diumumkan sebagai maskot Asian Games 2018, akhirnya diganti karena dinilai terlalu jadul oleh netizen. Ada yang mengritik Drawa lebih mirip Ayam Jago dibandingkan Burung Cendrawasih.

Drawa merupakan hasil karya Hendy Setiawan Santoso dari Surabaya melalui gerakan independen RE-DRAW-A-MASCOT.

Untuk mencari maskot Asian Games 2018, Kepala Komunikasi Publik Kemenpora yang juga Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S. Dewa Broto, Senin (16/5) sore, di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, telah mengumumkan 11 desainer yang akan mengikuti lomba tersebut.

Kesebelas desainer tersebut adalah Visualited, Fit Studio, Nusae (Bandung), Mendiola Desain, Ramanda Hadi (individu), Okular, Visius, Istijono Candra (Surabaya), Emir Hakim Desain, Jep Kreatif, dan Mulen Low Indonesia.

“Nantinya logo dan maskot Asian Youth Games akan di kerjakan bersama logo dan maskot Asian Games,” ujar Gatot.

Sedangkan Tim Panitia Seleksi bentukan Kemenpora dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)  terdiri dari Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif selaku Ketua Pansel Ricky Pesik, Kepala Komunikasi Publik Gatot Dewa Broto, Wakil Ketua Umum KOI Muddai Madang, Strategic Planner Hendri Manempiring, Ahli Komunikasi Elwin Mok, Ahli Branding Nilam Mulyono, dan Ahli Desain Grafis Sinia Sofie.

kinoy jackson