Indonesia Manfaatkan Tafisa World Games 2016 untuk ‘Jualan’ Jamu

Senin, 9 Mei 2016

DEKANDIDAT.COM – Meskipun pada 14 Januari lalu aksi teror yang menewaskan 8 orang terjadi di Jakarta, namun Presiden Tafisa World Games, Ju Ho Chang asal Korea Selatan, sangat optimis Indonesi bakal sukses menggelar event olahraga rekreasi yang akan diikuti 110 negara pada Oktober mendatang di Jakarta.

“Kami sangat yakin Tafisa 2016 bakal sukses. Alasannya, panitia penyelenggara Tafisa di Indonesia sangat menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah Indonesia, kami yakin 100 persen, Tafisa 2016 bakal sukses,” tegas Ju Ho Chang.

Sebelumnya itu Menpora Imam Nahrawi mengatakan, untuk penyelenggaraan Tafisa World Games di Indonesia, panitia menggelontorkan dana Rp125 miliar.

“Kami berharap dengan dana tersebut, penyelenggaraan Tafisa World Games 2016 di Indonesia bisa sukses dan Indonesia akan semakin dikenal oleh bangsa-bangsa di dunia. Karenanya melalui Tafisa ini, kita memiliki kesempatan yang sangat besar untuk memperkenalkan diri sebagai bangsa yang besar,” tukas Imam Nahrawi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Tafisa World Games 2016, Hayono Isman bersama rombongan mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan kesiapan aparat kepolisian dalam menangani Tafisa World Games 2016 menyusul kekhawatiran sejumlah negara atas keamanan di Indonesia pasca meledaknya Bom Thamrin.

“Tadi siang kami mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyai pengamanan Tafisa, karena ada dubes yang khawatir akan keselamatan warganya. Ternyata, Polda memastikan Jakarta aman. Kami sangat berterima kasih sekali,” lanjutnya.

Menyoal belum ‘terdengarnya’ gaung Tafisa di Tanah Air, Hayono Isman akan memanfaatkan semaksimal mungkin waktu lima bulan yang tersisa untuk mempromosikannya.

“Dana Rp125 miliar dari pemerintah, kami rasa sudah cukup besar. Kami sangat yakin dapat mempromosikan Tafisa secara maksimal. Kami juga yakin akan datang banyak bantuan dari donatur dan masyarakat.”

Rencananya, ribuan atlet akan berlomba di 89 cabang olahraga tradisional.

“Pada kesempatan ini, kami juga akan memperkenalkan jamu kepada seluruh peserta agar jamu mendunia. Kita juga bertekad memecahkan rekor Zumba dengan 15.000 peserta. Rekor terbanyak Zumba masih dipegang Filipina dengan peserta sebanyak 13.000 orang,” lanjutnya.

kinoy jackson