Jumat Pagi, Kemenpora Tinjau Persiapan Atlet Asian Games di Stadion Atletik Rawamangun

Jumat, 8 April 2016

DEKANDIDAT.COM – Kemenpora berharap para atlet yang dipersiapkan tampil di ajang Asian Games 2018, bisa memanfaatkan waktu tersisa selama dua tahun untuk meningkatkan kualitasnya.

Hal demikian dikatakan Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi, Gatot S Dewa Broto, saat meninjau latihan atlet dari beberapa cabang olahraga di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (8/4).

“Sebenarnya waktu yang ideal untuk persiapan menghadapi event seperti Asian Games adalah 5 sampai 7 tahun. Namun karena waktu yang tersisa hanya dua tahun, kami berharap para atlet bisa memaksimalkan diri,” kata Gatot kepada jurnalis olahraga.

Dia menjelaskan, para atlet di bawah naungan Satlak Prima, Jumat ini, menjalani test terakhir untuk power, endurance, muscle, dll.

“Berdasarkan laporan yang kami dapatkan, ternyata persiapan fisik para atlet Asian Games masih banya yang bolong-bolong. Karenanya kini mereka terus digenjot untuk mematangkan fisiknya,” imbuhnya.

Gatot juga menyebutkan bahwa para atlet juga kurang asupan gizinya, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi prestasinya.

“Kami juga mendapat laporan kalo mereka (atlet) kurang asupan gizinya. Padahal untuk memperoleh hasil yang maksimal, asupan gizi atlet juga tak boleh kurang.”

Ditambahkan, melalui latihan fisik yang kini mereka jalani, nantinya bisa ditentukan apakah atlet yang bersangkutan perlu menjalani try out ke luar negeri atau tidak.

“Jadi mereka tak bisa semaunya meminta try out,” tukasnya.

Berdasarkan pengamatan dekandidat, puluhan atlet dari beberapa cabang olahraga seperti loncat indah, triathlon, pencakk silat, dan soft tenis, Jumat pagi menjalani tes fisik.

Tampak di antara para pelatih, mantan pelari tercepat Indonesia, Suryo Agung Wibowo.

kinoy jackson