Anang Iskandar Tetap Tak Akan Pidanakan Korban Narkotika

Selasa, 8 September 2015

DEKANDIDAT.COM – Kendati tak lagi menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Anang Iskandar yang kini menjadi orang pertama di Bareskrim Polri secara tegas tak akan mempidanakan setiap penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, setiap kasus penyalahgunaan narkoba oleh Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri akan dipelajari dulu untuk menentukan peran penyalah guna narkoba agar ditentukan langkah selanjutnya untuk direhabilitasi atau dilanjutkan ke proses hukum.

“Dalam penegakkan hukum (terkait narkoba), tidak semuanya dijebloskan ke penjara, khususnya penyalah guna akan divisum untuk assessment,” tegas Anang Iskandar, Selasa, di Jakarta.

“Dari hasil penilaian tersebut akan diketahui peran tersangka apakah merupakan pecandu murni atau merangkap pengedar. Bila tersangka merupakan pecandu murni maka akan direhabilitasi. Sementara bila tersangka ditengarai merangkap pengedar, maka akan diproses hukum,” ujarnya.

Semasa kepemimpinan Komjen Pol Anang Iskandar sebagai Kepala BNN, BNN menerapkan konsep rehabilitasi bagi para penyalah guna narkoba.

Konsep rehabilitasi tersebut termaktub dalam Pasal 54 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yang menyebutkan bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

kinoy jackson