‘Dibebaskan’ Peradi, Polri Tak Akan Keluarkan SP3 Kasus BW

Kamis, 21 Mei 2015

DEKANDIDAT.COM – Kendati Komisi Pengawas Peradi telah memutuskan Bambang Widjojanto (BW) tidak melanggar kode etik dan pidana seperti yang dituduhkan penyidik, Polri secara tegas tidak akan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus tersebut.

Hal demikian dikatakan Kasubdit VI Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona, Kamis, di Jakarta.

“Tidak lah. Kami tidak mungkin menghentikan perkara BW. Kan berkasnya sudah P19, sedikit lagi P21. Masa dihentikan,” tegas Daniel.

Seperti diberitakan, ‎pihak BW memberikan waktu seminggu pada kepolisian untuk menerbitkan SP3 atas perkaranya. Pasalnya mereka menilai Polri sudah tidak punya alasan lagi untuk meneruskan kasus kliennya.

Daniel menuturkan Peradi bukanlah lembaga penegak hukum. Sehingga apa putusan Peradi tidak dapat mengubah status hukum seseorang.

Sementara itu Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Victor Edison Simanjuntak justru menyayangkan pencabutan gugatan praperadilan yang diajukan Bambang Widjojanto terhadap kepolisian.

“Buat saya, sayang sekali cabut praperadilan ya. Padahal, kami sudah siap. Ini kan menjadi ajang pembuktian apakah opini yang BW tebar setelah penangkapan itu benar atau tidak. Wong sejak awal ditangkap dipermasalahkan dalam opini. Saya bilang jangan beropini, kita buktikan saja di praperadilan, eh dicabut,” kata Victor.

Sebelumnya, Bambang mencabut gugatan praperadilan terhadap Polri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu pagi.

Pencabutan itu menyusul keluarnya surat keputusan dari Komisi Pengawas Peradi yang menyatakan bahwa Bambang tidak melanggar kode etik dan pidana seperti yang dituduhkan terhadapnya.

kinoy jackson