Japfa Grand Master Tournament 2015

Sean W Cuhendi Tak Menyangka Bisa Jadi Juara

Rabu, 22 April 2015

DEKANDIDAT.COM – IM Sean Winshand Cuhendi sama sekali tak menyangka kalau dia bakal menjuarai Japfa Grand Master Tournament 2015.

“Saya tak pernah memikirkan juara. Yang ada di pikiran saya hanyalah bermain bagus,” kata remaja berusia 17 tahun itu usai dinobatkan sebagai juara.

Menurutnya, dengan keikutsertaan sejumlah grand master, dia hanya berada di kelompok tengah. Namun berbekal keuletan, babak demi babak dilaluinya tanpa sekali pun dia mengalami kekalahan.

Dari 11 babak yang dimainkan, pecatur muda berbakat asal DKI Jakarta ini, berhasil mengumpulkan 7,5 poin. Namun yang paling membahagiakannya adalah, Sean berhasil meraih norma grand master pertamanya.

Berkat keberhasilannya menjuarai turnamen ini, Sean diganjar hadiah oleh PT Japfa uang sebesar 2.000 dolar.

“Uang ini untuk Mama,” kata Sean singkat.

Sang Mama, Henny, mengatakan bahwa uang sebesar 2.000 dolar itu akan dimanfaatkan untuk mengirim Sean ke Hungaria lagi.

“Sebelumnya Sean belajar catur di Hungaria selama 10 bulan. Nanti setelah ulangan umum, Sean akan dikirim kw Hungaria lagi selama tiga bulan,” tukas Mama Henny yang kesehariannya duduk di atas kursi roda.

Dia menjelaskan, selama menimba ilmu di Hungaria, setiap bulannya Henny harus menyediakan uang sebesar 3.000 Euro.

Diakuinya, dengan keberhasilan Sean meraih norma grand master pertamanya, dia mengaku bahagia.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina PB Percasi, Eka Putra Wirya, sangat merasa puas dengan keberhasilan pecatur Indonesia di turnamen kali ini.

“Saya sangat puas. Keberhasilan Sean meraih norma grand master dan Medina meraih norma Internasional Master (IM) membuat Percasi bangga,” tandasnya.

kinoy jackson