Japfa Grand Master Tournament 2015

Kata Menpora, Kini Saatnya Indonesia Cetak Grand Master Lagi

Rabu, 15 April 2015

DEKANDIDAT.COM – Menpora Imam Nahrawi meminta pecatur muda Indonesia yang tampil di ajang Japfa Grand Master Tournament 2015 mampu meraih norma grand master.

“Saya berharap pecatur muda Indonesia yang tampil di turnamen ini, bisa meraih norma grand master, sehingga nantinya Indonesia bisa mencetak grand master baru,” kata Imam Nahrawi saat membuka Japfa Grand Master Tournament, Rabu (15/4) siang, di Hotel Kartika Chandra.

Melihat banyaknya prestasi yang telah ditorehkan pecatur Indonesia di kancah internasional, Menpora menyarankan agar diperbanyak turnamen catur di Tanah Air.

“Untuk mendapatkan pecatur yang handal, maka harus diperbanyak turnamen catur di Tanah Air,” ujarnya menyarankan.

Secara jujur diakuinya, dia sangat ingin Indonesia mampu mencetak sejumlah grand master lagi.

“Sejak Pak Utut dan satu orang grand master lain, Indonesia seperti kesulitan mencetak grand master. Karena itulah, ini saatnya kita mencetak grand master lagi.”

Pada kesempatan ini, Menpora mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Japfa yang telah menjadi Bapak Angkat bagi olahraga catur.

Sementara itu GM PT Pafpa, Ignasius Heri Wibowo, meminta para pemain yang tergabung dalam Jafpa Chess Club, yakni IM Sean W Cuhendi, FM Muh Luitfi Ali, dan IM Tirta Chandra P, memanfaatkan turnamen ini untuk menimba ilmu dan meraih norma grand master.

Keenam pecatur Indonesia yang bakal diturunkan PB Percasi adalah Master Internasional (MI) Sean Winshand Cuhendi, 18 tahun, yang memiliki elo rating 2428, MI Farid Firman Syah, 22 tahun (2422), Fide Master (FM) Muhamad Lutfi Ali, 18 tahun (2401), MI Tirta Chandra Purnama, 29 tahun (2393), GMW Medina Warda Aulia, 18 tahun (2404), dan GMW Irene Kharisma Sukandar, 23 tahun (2415).

Sedangkan enam pecatur Eropa yang diundang untuk tampil di turnamen ini adalah juara bertahan Japfa GM Tournament 2014, GM Sergei Tiviyakov dari Belanda (2662), Geetha Narayanan Gopal, India (2577), Rogelio Antonio Jr, Filipina (2483), Nguyen Anh Dung, Vietnam (2464), Alina I’Ami, Rumania (2397), dan Sophie Milliet, Prancis (2397).

 

kinoy jackson