DPR Larang Pemda Bogor Utak-Atik Kawasan Istana Bogor

Jumat, 13 Februari 2015

DEKANDIDAT.COM – Rencana Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, yang akan mempercantik kawasan Istana Bogor, ditentang keras oleh Wakil ketua DPR, Fadli Zon. Dia meminta Istana Bogor tak usah diutak-atik.

“Wilayah Istana Bogor itu merupakan heritage, merupakan warisan budaya, tidak usaha diutak-atik, jadi lebih bagus apa adanya,” kata Fadli, di Bogor, menanggapi kabar bahwa Bima Arya akan melakukan penataan dengan menggeser pagar Istana dan membangun pedestrian yang layak di sekitar Istana Bogor.

Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, jika Wali Kota Bogor menggeser pagar Istana untuk penataan kawasan seputar Istana dan kebun raya dengan membangun pedestrian yang layak bagi pejalan kaki dan sepeda, akan memicu gangguan lainnya.

“Kalau nanti diambil, makin lama makin habis kawasan Istana. Jadi modus juga untuk mengembangkan kawasan yang lain-lain,” tegasnya.

Ia menyarankan Wali Kota Bogor Bima Arya untuk mengembangkan daerah-daerah baru dan tidak bersandar pada daerah-daerah yang sudah ada.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor menyatakan akan melakukan penataan transportasi dengan membangun serta memperluas kawasan pedestrian di sekitar Istana Bogor dan Kebun Raya.

“Dalam konsep penataan transportasi kita menyediakan saran dan prasarana untuk masyarakat terutama sekitar Kebun Raya dan Istana Bogor,” kata Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman.

Usmar mengatakan, pekan lalu,  kedua kaluntukinya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dipanggil menghadap Menteri Sekretaris Negara untuk menyampaikan konsep penataan kawasan di seputar Istana Bogor dan Kebun Raya.

“Pak Wali sudah membawa satu konsep menata kawasan khusus di seputar Istana Bogor dan juga Kebun Raya, karena Istana bukan merupakan kewenangan Pemerintah Kota jadi kita koordinasikan untuk mendapatkan dukungan,” katanya.

Ia menjelaskan, penataan kawasan di seputar Istana Bogor dan Kebun Raya sudah direncanakan oleh Pemerintah Kota Bogor sejak 2014 dan pengusulan anggaran kepada Dewan juga telah dilakukan pada tahun yang sama.

Pembangunan awal pendestrian dimulai dari Tugu Kujang hingga Pintu 3 Kebun Raya Bogor atau sekitar 350 meter dengan dana sebesar Rp 6,7 miliar. Menurut rencana, pedestrian yang akan dibangun selebar 4 meter.

Usmar mengatakan, total pedestrian yang akan dibangun di sekeliling Istana Bogor dan Kebun Raya yakni 3,8 kilometer (km) dengan anggaran Rp 41,3 miliar yang berasal dari APBD murni pemerintah Kota Bogor.

kinoy jackson