Komandan Satlak Prima Bilang, Atlet Gemblengannya Siap Tempur di Semua Ajang Multi Event

Kamis, 15 Januari 2015

DEKANDIDAT.COM – Komandan Satlak Prima, Suwarno secara tegas mengatakan kalau lembaga yang dipimpinnya siap menerjunkan atletnya di semua ajang multi event, mulai dari SEA Games, Asian Games, dan Olinmpiade.

“Satlak Prima menyiapkan atlet-atletnya untuk multi event. Jadi menyiapkan atlet untuk SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade,” tegas Suwarno, saat tampil sebagai pembicara pada Diskusi Kamisan Kemenpora (Kumis Kemenpora), Kamis (15/1) siang, di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Satlak Prima tak hanya fokus pada cabang tertentu. Akan tetapi semua cabang yang berpeluang meraih medali emas di event internasional menjadi tujuan utama.

“Cabang yang berpotensi meraih medali di event internasional merupakan tanggung jawab Satlak Prima,” ujarnya.

Dia menambahkan, kerja Satlak Prima sangat kompleks, mulai dari memonitoring berbagai macam persoalan, hingga masalah anggaran untuk latihan, pelatnas ke luar negeri, dll, semuanya ditangani.

“Khusus untuk 2015 ini, arah Satlak Prima adalah menyiapkan atlet untuk menghadapi Asian Games 2018 yang akan digelar di Indonesia,” sergahnya.

Dari 33 cabang olahraga yang akan
Dipertandingkan di Asian Games 2018, tak semua nomor diikuti oleh atlet Indonesia.

“Hanya nomor-nomor tertentu yang mempunyai peluang meraih medali diikutsertakan di Asian Games 2018. Contohnya atletik, dari 46 nomor yang dipertandingkan, kita hanya mengikuti beberapa nomor saja.”

Pembicara lain yang hadir pada Kumis Kepora kali ini adalah Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Ir Djoko Pekik Irianto dan pengamat olahraga Fritz Simanjutak.

Pada kesempatan ini Djoko Pekik sempat menyoroti jumlah pelatih yang berkompeten di Tanah Air untuk diterjunkan di ajang internasional jumlahnya hanya 11 persen.

“Kalau hanya 11 persen, ini sangat miris sekali. Kalau ingin meraih hasil maksimal, kita harus meningkatkan jumlah pelatih yang berkompeten untuk menangani atlet di ajang internasonal.”